Dark/Light Mode

Ketemu Dedi Mulyadi, Unpad Dukung Pembangunan Jawa Barat

Kamis, 29 Mei 2025 17:15 WIB
Rektor Unpad, Prof Arief S. Kartasasmita memberikan majalah budaya Sunda Manglé yang kini dikelola Unpad kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat melakukan audiensi di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Bandung, Senin (26/5/2025). (Foto oleh: Dadan Triawan/Unpad)
Rektor Unpad, Prof Arief S. Kartasasmita memberikan majalah budaya Sunda Manglé yang kini dikelola Unpad kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat melakukan audiensi di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Bandung, Senin (26/5/2025). (Foto oleh: Dadan Triawan/Unpad)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Padjadjaran (Unpad) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan Provinsi Jawa Barat melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Senin (26/5/2025).

Prof Arief menyampaikan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi yang lahir dari aspirasi masyarakat Jawa Barat, Unpad memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk berkontribusi menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan daerah. 

Baca juga : Bertemu Mendagri & BNPP, Menteri PU Bahas Percepatan Pembangunan PLBN

Dalam pertemuan tersebut, Prof Arief menegaskan kesiapan Unpad untuk bersinergi dalam berbagai bidang strategis, seperti kesehatan, pengelolaan sampah, pembangunan desa, pendidikan, serta pelestarian budaya Sunda. “Kami memiliki sumber daya manusia dan keunggulan keilmuan lintas bidang yang siap mendukung program-program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyambut baik kesiapan Unpad dan berharap keterlibatan Unpad dalam pembinaan desa-desa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan kolaboratif antarperguruan tinggi sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan desa. 

Selain Unpad, beberapa perguruan tinggi lain seperti ITB, UI, IPB, dan UPI juga telah diminta untuk turut mendampingi wilayah masing-masing.

Baca juga : PLN Indonesia Power Siap Jadi Pemain Utama Pengembangan Panas Bumi Nasional

Di sektor kesehatan, Dedi menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Barat akan memfokuskan pengembangan rumah sakit daerah menjadi rumah sakit spesialis, alih-alih membangun rumah sakit baru. Strategi ini diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan berkualitas sekaligus mengurangi beban Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Gubernur juga mendorong peran aktif Unpad dalam mendampingi para praktisi pengobatan tradisional. Pendampingan ini mencakup evaluasi ilmiah, pembinaan aspek kebersihan dan pelayanan, serta pengelolaan praktik secara profesional untuk memastikan keselamatan pasien.

Dalam bidang pendidikan, Pemprov Jabar merencanakan pemberian beasiswa kepada mahasiswa asal daerah yang menempuh studi di Unpad, terutama di bidang pertanian. “Kami berharap para mahasiswa penerima beasiswa ini dapat kembali dan mengabdi di desa asalnya melalui program pengembangan pertanian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Dedi.

Baca juga : Ketua PP Muhammadiyah Puji Kemajuan UMJ, Usul Darma Pendanaan Jadi Pilar Baru

Menanggapi hal itu, Prof Arief menyampaikan, pihaknya juga tengah memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, antara lain dengan mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan kampus sebagai bagian dari kontribusi Unpad terhadap agenda keberlanjutan di Jawa Barat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.