Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UNAS Gelar Wisuda di JICC, JK dan Fadli Zon Hadir Beri Pesan ke Lulusan
Sabtu, 15 November 2025 13:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Nasional (UNAS) menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2024/2025, di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 864 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan oleh Rektor UNAS, El Amry Bermawi Putera.
Wisuda ini turut dihadiri tokoh nasional, antara lain Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI yang juga Warga Kehormatan UNAS Muhammad Jusuf Kalla (JK), Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Kepala LLDIKTI Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan.
Dalam pidatonya, Rektor UNAS menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan. “Hari ini menandai capaian yang istimewa, hasil dari ketekunan, kerja keras, serta doa yang tiada henti. Kebahagiaan dan kebanggaan atas keberhasilan ini juga patut disematkan kepada para orang tua dan keluarga yang tulus memberikan dukungan,” ujarnya.
El Amry menegaskan, UNAS terus memperkuat budaya mutu dan tanggung jawab publik. Periode Mei–September 2025, sebanyak 11 program studi naik peringkat akreditasi, empat di antaranya meraih predikat Unggul: Informatika, Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan Magister Manajemen.
UNAS juga menerima penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III atas inovasi sinkronisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI-PPKPT), serta dipercaya menjadi pembina SPMI bagi 24 perguruan tinggi. Di tingkat nasional, UNAS kembali mencatat posisi unggulan dalam pemeringkatan EduRank dan UniRank 2025.
Rektor menegaskan keunggulan akademik UNAS merupakan hasil sinergi mahasiswa dan tenaga pendidik. Komitmen UNAS diwujudkan melalui pengembangan ekosistem pembelajaran modern, peningkatan kompetensi dosen, dan menjaga rasio dosen-mahasiswa tetap ideal.
Transformasi Digital UNAS
Baca juga : UNDIRA Gelar Wisuda ke-3 dan Dies Natalis ke-5, Lantik 971 Lulusan
Untuk mempercepat transformasi digital, UNAS membangun lingkungan belajar yang inspiratif dan adaptif teknologi. Fasilitas modern seperti laboratorium berteknologi mutakhir, perpustakaan digital global, dan ruang kelas interaktif berbasis smart classroom terus diperkuat.
Pada Tahun Akademik 2024/2025, UNAS merampungkan implementasi lima sistem digital utama, mulai dari Sistem Manajemen Pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), ijazah dan transkrip digital dengan blockchain security code, hingga sistem manajemen kinerja dan integrasi data antar aplikasi.
“Capaian ini menandai babak baru transformasi digital UNAS dan memantapkan posisinya sebagai pelopor pendidikan berbasis teknologi di Indonesia,” katanya.
Menutup pidatonya, Rektor berpesan kepada lulusan agar menjunjung integritas dan semangat kolaborasi. “Teruslah menggali ilmu sepanjang hayat, kuasai keterampilan digital dan sosial, dan jadilah pemimpin yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Pesan Fadli Zon
Dalam pembekalannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan budaya berperan penting sebagai penuntun arah bangsa di tengah dinamika global.
“Dalam kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, budaya menjadi kompas. UNAS memiliki dua kata penting dalam identitasnya, yaitu ilmu dan kebudayaan. Keduanya harus berjalan bersama,” ujarnya.
Baca juga : Sandhya Milik Kita Bersama Jadi Semangat Kolektif Alumni
Ia memaparkan bahwa dunia kini menghadapi berbagai tantangan — konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi, disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan meningkatnya disinformasi. Karena itu, generasi muda harus punya pegangan nilai.
Fadli menekankan pentingnya memajukan budaya nasional melalui ekonomi kreatif, industri budaya, dan soft power.
“Budaya menjadi sumber ekonomi kreatif. Dari museum, seni, hingga pengetahuan tradisional, semuanya bisa menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Ia menyoroti pentingnya riset budaya, karya kreatif, inovasi teknologi, dan penguatan intellectual property (IP) berbasis budaya agar warisan budaya tetap relevan.
Teknologi Harus Menguatkan Budaya
Fadli Zon juga menegaskan bahwa teknologi informasi berkembang dalam quantum leap, sehingga generasi muda harus adaptif.
Teknologi, lanjutnya, harus memperkuat budaya dan mengembangkan industri kreatif, bukan memutus akar budaya. Ia mendorong wisudawan UNAS terus berkreasi dengan tetap memegang nilai bangsa.
Pesan Jusuf Kalla
Baca juga : BTN Gelar Literasi Keuangan & Pelatihan Ramah Lingkungan Bagi Pengrajin Batik
Warga Kehormatan UNAS yang juga Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, memberi pesan khusus kepada para wisudawan. Ia menegaskan pentingnya inovasi di tengah meningkatnya jumlah sarjana.
“Banyaknya lulusan yang menjadi sarjana di Indonesia membuat lapangan pekerjaan harus punya inovasi. Mulailah dari yang kecil untuk membuat lapangan kerja. Semua dimulai dari yang kecil,” ujarnya.
JK juga menekankan peran kampus dalam membentuk mahasiswa dan menghasilkan inovasi. “Perguruan tinggi harus mampu membina mahasiswa secara optimal dan melahirkan inovasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya