Dark/Light Mode

FK Universitas Trisakti Sosialisasikan Bahaya CTS kepada PMI di Malaysia

Jumat, 23 Januari 2026 17:18 WIB
Kegiatan PkM Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti di Malaysia. (Foto: Dok. Trisakti)
Kegiatan PkM Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti di Malaysia. (Foto: Dok. Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Trisakti melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan dosen dan mahasiswa FK Universitas Trisakti, tetapi juga dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Trisakti sebagai bentuk kolaborasi lintas disiplin.

Salah satu tema yang diangkat dalam kegiatan PKM tersebut adalah pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Penang.

Baca juga : FK Universitas Trisakti Tanamkan Gaya Hidup Sehat ke Anak WNI di Malaysia

Penyuluhan mengenai CTS disampaikan oleh dr. Juni Chudri, dr. Astri Handayani, dan dr. Fransisca Chondro dari Program Studi Kedokteran, serta Dr. dr. Verawati Sudarma dari Program Studi Profesi Dokter.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Kedokteran, yakni Muhammad Bagas Danendra dan Fitriati Silmi Kaffati, sebagai bagian dari pembelajaran dan pengabdian langsung kepada masyarakat.

PkM ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Topik CTS dinilai relevan karena gangguan tersebut memiliki prevalensi global yang cukup tinggi, yakni sekitar 14,4 persen, dengan variasi angka kejadian berdasarkan jenis pekerjaan.

Baca juga : Universitas Trisakti Gelar Penyuluhan HIV/AIDS ke PMI di Penang, Malaysia

Pada beberapa jenis pekerjaan yang menuntut gerakan berulang, angka kejadian CTS bahkan dapat mencapai hingga 74,3 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan sekaligus menurunkan performa kerja.

Kegiatan PkM berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui peningkatan pengetahuan, perubahan kebiasaan kerja, serta penanganan yang tepat, keluhan CTS diharapkan dapat dicegah maupun dikurangi.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas pekerja Indonesia, khususnya para PMI yang bekerja di luar negeri.

Baca juga : PkM Internasional, Universitas Trisakti Edukasi PMI Penang Cegah Penyakit Paru

PkM Internasional ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen FK Universitas Trisakti dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga bagi pekerja migran Indonesia di mancanegara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.