Dark/Light Mode

Bank Sampah dan Maggot Dorong Desa Bersih Dukung SDG 11–12

Senin, 26 Januari 2026 20:41 WIB
Sosialisasi Bank Sampah dan Budidaya Maggot (Foto: Dok. Penulis)
Sosialisasi Bank Sampah dan Budidaya Maggot (Foto: Dok. Penulis)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) BBK 7 Universitas Airlangga (Unair) melaksanakan kegiatan sosialisasi program Bank Sampah dan Maggot di Desa Sukorejo, Banyuwangi, pada 14 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Dusun Sukorejo dan diikuti 26 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, perangkat desa, serta perwakilan RT/RW. Sosialisasi ini menjadi langkah awal penerapan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat di tingkat desa sehingga program tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Program yang disosialisasikan mengintegrasikan pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah serta pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot atau Black Soldier Fly Larvae (BSFL). Bank sampah mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga. Sementara itu, pengolahan sampah organik menggunakan maggot dinilai efektif dalam mengurangi timbunan sampah pada rumah tangga sehingga menghasilkan produk bernilai guna. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah desa.

Dalam kegiatan sosialisasi, tim KKN memaparkan alur pelaksanaan program, mekanisme partisipasi warga, serta peran RT/RW dalam pengawasan pemilahan sampah, yang dilengkapi dengan demonstrasi langsung kepada peserta terkait pemberian pakan maggot sebagai gambaran praktik pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Kepala Desa Sukorejo menyampaikan dukungannya terhadap program ini. “Program Bank Sampah dan Maggot ini sangat bermanfaat untuk mengurangi sampah sekaligus memberi nilai tambah bagi warga, sehingga kami berharap dapat dijalankan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pada 15–16 Januari 2026, mahasiswa KKN melakukan pembangunan fasilitas Bank sampah melalui pengadaan bahan, pemasangan rangka, dan atap bangunan. Hasil tersebut diselesaikan pada tanggal 23 Januari 2026. Kemudian Bank Sampah tersebut di tempatkan di rumah ketua karang taruna sebagai pengelolah keberlanjutan tersebut.

Realisasi program kerja Bank Sampah dan Budidaya Maggot

Hal ini menyadarkan masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dan anorganik serta meningkatkan pemahaman tentang pemanfaatan maggot. Program ini mendukung terwujudnya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Referensi:  

Anokye, K. (2025). Black Soldier Fly Larvae as a circular solution for organic waste management and sustainable livestock feed in Ghana. Cleaner Waste Systems, 12, 100416. https://doi.org/10.1016/j.clwas.2025.100416

van Leeuwen, J., & Surya, I. R. F. (2024). Network power and exclusion of informal waste pickers when plastic flows change: A case study of community waste banks in Klaten Municipality in Indonesia. Marine Policy, 167, 106285. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2024.106285

BBK 7 Universitas Airlangga Sukorejo - Bangorejo
BBK 7 Universitas Airlangga Sukorejo - Bangorejo
Tim KKN BBK 7 UNAIR Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.