Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia dan 7 Negara Kompak Tekan Israel, Dorong Sanksi Atas Permukiman E1
- Andalkan Sayap Macarena, McLaren Incar Hattrick Di Sirkuit Zandvoort
- Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Cegah Kepunahan, Unisba Latih Guru Digitalisasi Dongeng Lokal
Kamis, 20 Agustus 2026 19:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar pelatihan dan pendampingan peningkatan dialektika bahasa bagi pendidik Raudhatul Athfal (RA) Manba'ul Huda, Buahbatu, Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Program bertajuk 'Peningkatan Dialektika Digital' itu berfokus pada digitalisasi dongeng lokal berbahasa daerah melalui media digital book. Inovasi tersebut diberi nama Digital Book DUGA (Dongeng Untuk Generasi Alpha).
Program DUGA dirancang sebagai upaya konkret melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda, yang penggunaannya semakin tergerus oleh arus digitalisasi dan globalisasi di kalangan generasi Alpha.
Baca juga : Jadi Pendorong Utama, Digitalisasi CIMB Niaga Capai 90 Persen
Berdasarkan data BPS 2020 yang menjadi rujukan program, jumlah penutur bahasa Sunda dalam satu dekade mengalami penurunan drastis, dengan kehilangan sekitar 2 juta penutur.
Ketua tim pelaksana Irma Yulita Silviany mengatakan, dongeng dipilih sebagai medium pembelajaran karena memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai budaya sekaligus memperkenalkan kosakata bahasa daerah sejak usia dini.
Menurutnya, transformasi dongeng lokal ke dalam format digital menjadi strategi adaptif agar warisan budaya lisan tetap relevan dan menarik bagi anak-anak generasi Alpha yang tumbuh dekat dengan teknologi.
"Dongeng memiliki nilai budaya sekaligus dapat menjadi media untuk mengenalkan kosakata bahasa daerah kepada anak sejak dini. Karena itu, digitalisasi dongeng menjadi salah satu cara agar bahasa daerah tetap dekat dengan generasi Alpha," kata Irma dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Baca juga : Universitas Trisakti Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pesantren Daarul ‘Uluum Lido
Pelatihan tersebut juga melibatkan dua akademisi Unisba lainnya, yakni Huriah Rachmah dan Jeane Siti Dwijantie, serta didukung dua mahasiswa Unisba yang membantu proses pendampingan teknis.
Sebanyak 10 peserta dari pihak mitra mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas satu kepala sekolah dan sembilan guru RA Manba'ul Huda. Para peserta mendapatkan simulasi penggunaan sekaligus praktik membuat digital book dongeng berbahasa Sunda.
Tidak hanya memperkenalkan teknologi digital book, para guru juga dibekali metode pendampingan agar dapat menerapkan materi yang diperoleh dalam proses belajar-mengajar sehari-hari.
Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat peran guru sebagai agen pelestari bahasa daerah di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Baca juga : Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Digitalisasi UMKM Desa Juragan
Terlebih, masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan kemampuan berbahasa anak.
Program ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek Berdampak) serta difasilitasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba dengan menggandeng RA Manba'ul Huda sebagai mitra.
Kolaborasi perguruan tinggi dan satuan pendidikan anak usia dini tersebut diharapkan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan untuk menjaga bahasa dan budaya daerah di tengah pesatnya transformasi digital.
Ke depan, tim pengabdi Unisba berencana melanjutkan pendampingan untuk memastikan pemanfaatan digital book di RA Manba'ul Huda berjalan berkelanjutan. Program tersebut juga diharapkan dapat direplikasi di satuan pendidikan anak usia dini lainnya di Kota Bandung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya