Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengelolaan Sampah di Masyarakat Kunci Pencegahan Penyakit
Jumat, 18 September 2026 22:50 WIB
Pengelolaan sampah merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Di tengah meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas sehari-hari, jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin bertambah. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai masalah bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Di lingkungan masyarakat, sampah dapat berasal dari berbagai kegiatan, seperti memasak, berbelanja, bekerja, sekolah, maupun kegiatan rumah tangga lainnya. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menumpuk di lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, mencemari tanah dan air, serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Kondisi lingkungan yang kotor juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai hewan pembawa penyakit.
Sampah yang menumpuk dapat menjadi tempat berkembang biaknya lalat, nyamuk, tikus, dan berbagai organisme lainnya. Hewan-hewan tersebut dapat membawa kuman yang berpotensi menyebabkan penyakit. Lingkungan yang banyak genangan air akibat saluran tersumbat sampah juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik merupakan bagian penting dari upaya mencegah penyakit.
Baca juga : Generasi Muda dalam Bayang-bayang Diabetes Akibat Gaya Hidup Tak Sehat
Pengelolaan sampah dapat dimulai dari rumah masing-masing. Masyarakat dapat membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik, seperti sisa makanan dan daun, dapat dipisahkan dari sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng. Pemilahan tersebut dapat mempermudah proses pengolahan dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Selain memilah sampah, masyarakat juga dapat menerapkan prinsip mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Penggunaan kantong plastik sekali pakai dapat dikurangi dengan membawa tas belanja sendiri. Barang-barang yang masih dapat digunakan sebaiknya tidak langsung dibuang. Sementara itu, beberapa jenis sampah dapat didaur ulang menjadi barang yang memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.
Peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan seperti kerja bakti, membersihkan saluran air, menyediakan tempat sampah, dan melakukan edukasi tentang kebersihan dapat dilakukan secara rutin. Kegiatan tersebut tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan bersama.
Baca juga : Scrolling Terus, Pola Hidup Sehatnya Kapan?
Pemerintah dan berbagai pihak juga memiliki peran dalam mendukung pengelolaan sampah. Penyediaan fasilitas pembuangan dan pengolahan sampah yang memadai, pengangkutan sampah secara teratur, serta pemberian edukasi kepada masyarakat dapat membantu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar kebersihan lingkungan dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bebrsih dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit dan menciptakan tempat tinggal yang lebih nyaman. Oleh sebab itu, setiap orang perlu memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk mengelola sampah dengan benar.
Dengan pengelolaan sampah yang baik, masyarakat dapat berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, serta menjaga kebersihan lingkungan dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Pengelolaan sampah yang dilakukan bersama-sama menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Universitas Borobudur Serahkan IPTEK Pengelolaan Sampah ke KISUCI
Artikel ini ditulis oleh Putri Namira, Luthfiah Mawar, M.K.M., dan Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si. Lalu diedit oleh Makayla Aisyah, Khayla Terre Fany, Najwa Chairun Naya, Nawar Wulan, Gita Zaskya Putri Tanjung, Nafisah Luthfi Azizah, Kayla Humairoh, dan Nur Intan dari IKM 8 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara.
IKM8 UINSU Stambuk 2026g
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya