Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UIN Sunan Kalijaga Juara Umum OASE III PTKIN 2026, 54 Kampus Bersaing
Sabtu, 7 November 2026 14:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil meraih predikat Juara Umum Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (OASE PTKIN) III Tahun 2026.
Prestasi tersebut sekaligus menegaskan kemampuan perguruan tinggi Islam negeri (PTKIN) dalam melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di bidang sains, teknologi, dan riset.
Ajang nasional yang berlangsung pada 3-7 November 2026 itu mempertemukan 497 finalis dari 54 PTKIN seluruh Indonesia.
Mereka berkompetisi secara sportif dalam 18 cabang perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, sains, riset, hingga inovasi teknologi.
Mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”, OASE III PTKIN 2026 resmi ditutup pada Jumat malam (6/11/2026) di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Sebelumnya, kegiatan ini dibuka secara resmi pada Rabu (4/11) oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno.
Dalam malam penganugerahan (awarding), Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama, Sahiron, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan OASE III PTKIN 2026.
Menurutnya, ajang ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Untuk memasuki Indonesia Emas, syaratnya cuma dua. Pertama, bangsa Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, kita harus menjadi masyarakat yang beragama dan penuh maslahat," ujar Sahiron di hadapan ribuan peserta.
Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai program pengembangan kapasitas yang disediakan Diktis, di antaranya Prima Magang yang tahun ini menggandeng 80 perusahaan serta Akademi Kepemimpinan Nasional Mahasiswa (Akminas).
Sahiron turut meminta pimpinan PTKIN memberikan apresiasi nyata kepada mahasiswa yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi tersebut.
Baca juga : Menag Dorong PTKIN Kuasai Teknologi Hilirisasi, Bangkitkan Kejayaan Islam
Bentuk apresiasi dapat berupa beasiswa maupun pembebasan uang kuliah tunggal (UKT), dengan tetap menyesuaikan regulasi dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) masing-masing kampus.
"Kami memohon agar adik-adik yang berprestasi dan mendapat juara ini diperhatikan. Apakah itu diberikan beasiswa atau dibebaskan UKT-nya, disesuaikan dengan regulasi dan DIPA masing-masing kampus. Kami di Kementerian Agama juga akan memikirkan pembinaan lebih lanjut bagi para juara nasional ini," tegasnya.
Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya untuk menjadi tuan rumah OASE III PTKIN 2026.
Menurutnya, OASE bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berinovasi, dan mempresentasikan gagasan yang berpotensi menjadi awal penemuan di bidang sains dan teknologi.
"OASE mempertemukan mahasiswa-mahasiswi berbakat dan cerdas yang menampilkan kemampuan nalarnya, berinovasi, hingga mempresentasikan gagasan untuk menjadi langkah awal penemuan sains dan teknologi," kata Noorhaidi.
Ia menegaskan, penyelenggaraan OASE membuktikan bahwa PTKIN tidak hanya mampu mencetak lulusan unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk melahirkan talenta yang tangguh dan kompetitif di tingkat global, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.
Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Abdur Rozaki, turut mengapresiasi daya juang, sportivitas, serta semangat persaudaraan yang terbangun di antara mahasiswa PTKIN selama kompetisi berlangsung.
Ia menjelaskan, persiapan penyelenggaraan ajang berskala nasional tersebut dilakukan dalam waktu empat bulan.
Kesuksesan pelaksanaannya tidak terlepas dari dukungan pimpinan Kementerian Agama dan kolaborasi seluruh rektor PTKIN.
Abdur Rozaki mengibaratkan sinergi tersebut seperti proses pembuatan Bika Ambon, yang membutuhkan panas dari atas dan bawah.
"Panas di atas karena komitmen kuat dari Pak Menteri, Pak Dirjen, dan Pak Direktur. Dan panas di bawah karena dedikasi luar biasa dari para wakil rektor, kabiro, dosen, tendik, dan mahasiswa," ujarnya.
Baca juga : Staf Khusus Menag Siapkan Trauma Healing untuk Santri di Sukoharjo
Ia juga memastikan proses penjurian berlangsung ketat dan objektif tanpa intervensi panitia.
"Kami tidak melakukan intervensi terhadap dewan juri. Juri sudah disumpah untuk menjaga integritas. Bagi anak-anak kita yang menang, teruslah menjadi ilmuwan, agamawan, dan saintis. Bagi yang belum berhasil, masih ada waktu untuk mengikuti OASE keempat yang insyaallah akan digelar di Jawa Timur," katanya.
Dalam kompetisi tersebut, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Juara Umum melalui sejumlah kemenangan di berbagai cabang perlombaan.
Berikut daftar peraih Juara I pada cabang lomba OASE III PTKIN 2026:
1. Musabaqah Qiraatil Kutub Putra: Obin (UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
2. Musabaqah Qiraatil Kutub Putri: Mariza Ilfani (UIN Imam Bonjol Padang).
3. Dai Mahasiswa Putra: Hafaz Muhammad Bintang (UIN Sumatera Utara).
4. Karya Tulis Al-Qur'an: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
5. Sosial Kemasyarakatan: IAIN Kerinci.
6. Ilmu Falak: UIN Walisongo Semarang. 7. Matematika: Hafizh Fahri Akmaluddin (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
8. Fisika: Muhammad Iqbal Harits (UIN Mahmud Yunus Batusangkar).
Baca juga : OASE III PTKIN Resmi Dibuka, Menag Dorong Integrasi Sains dan Agama
9. Biologi: Muhammad Ilham Jumari (UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
10. Kimia: Najla Kaila Ramadhani (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
11. Robotik: UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
12. Ekoteologi (Tata Kelola Limbah dan Lingkungan Hidup): UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
13. Desain Arsitektur Islam: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
14. Teknologi Produk Halal dan Ketahanan Pangan Halal: UIN Sunan Ampel Surabaya.
15. Literasi Inovasi Teknologi: UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.
16. Virtual Trading: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Adapun dua cabang lomba lainnya disahkan melalui surat keputusan (SK) Panitia Nasional yang diumumkan di lokasi acara.
Berakhirnya OASE III PTKIN 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi muda unggul dari perguruan tinggi Islam negeri.
Para mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya