Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia siap menghadapi perubahan perilaku konsumen terhadap layanan kurir yang terbentuk akibat dari kondisi pandemi selama hampir 2 tahun ini.
Untuk mengakomodasi trend ini, TIKI telah mempersiapkan berbagai strategi penguatan mulai dari infrastruktur digital, strategi pengelolaan operasional yang lebih cerdas, andal dan efisien, serta perluasan inovasi produk dan layanan yang disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan konsumen.
Rencana bisnis TIKI 2022 ini disampaikan Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI di acara Media Gathering & Talkshow bertajuk “Berbisnis Rumahan Semakin Mudah Bersama TIKI SERLOK", pada Kamis (2/12).
Baca juga : Dubes Kumar Bharti Luncurkan Buku India-Indonesia
Pada acara tersebut, TIKI menghadirkan pebisnis kopi dan makanan sebagai narasumber untuk berbagi kisahnya menjalankan bisnis di tengah pandemi.
TIKI juga berbagi informasi mengenai inovasi layanan yang memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi UMKM Indonesia.
Dalam kata sambutannya, Yulina Hastuti, mengatakan pemanfaatan layanan digital oleh konsumen TIKI menunjukkan trend peningkatan selama 2 tahun terakhir ini.
Baca juga : Ramaikan Libur Akhir Tahun, Fore Coffee Luncurkan Holiday Season
"Terjadi peningkatan pengunduhan Aplikasi TIKI mencapai 10-15 persen. Layanan Jemput Online (JEMPOL) menjadi layanan pick up online yang paling banyak diakses di Aplikasi TIKI dimana kurir kami yang akan datang menjemput paket di lokasi yang ditentukan konsumen," ujar Yulina.
TIKI membangun infrastruktur digital sejak tiga tahun lalu yang mencakup infrastruktur di dalam operasional, dan sistem interface untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman dan nyaman bagi konsumen.
"Ke depannya, TIKI akan terus membangun infrastruktur digital berbasis internet of things dan cloud dimana seluruhnya dikembangkan secara internal," ujar Yulina.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya