Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama Bank Indonesia (BI) mensosialisasikan implementasi penambahan negara mitra baru dalam transaksi Local Currency Settlement (LCS), yaitu China.
Sosialisasi ini sebagai bentuk upaya peningkatan layanan BCA kepada nasabah, BCA terus memberikan update informasi seputar produk dan regulasi transaksi perbankan internasional.
Baca juga : BI Resmikan BI-Fast, Tarif Transaksi Antarbank Kini Rp 2.500
Local Currency Settlement merupakan mekanisme pembayaran perdagangan internasional menggunakan mata uang lokal negara terkait, yang sebelumnya dapat dijalankan dalam empat mata uang, yaitu rupiah, baht Thailand, ringgit Malaysia dan yen Jepang.
Saat ini sudah ada penambahan mata uang lainnya, yaitu yuan China. Penerapan Local Currency Settlement ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan mata uang dolar Amerika Serikat (USD), baik dalam transaksi perdagangan barang dan jasa, investasi maupun transfer valas untuk kebutuhan personal.
Baca juga : Anies Ajak Jakmania Kampanye Naik Transjakarta Ke JIS
Direktur BCA Rudy Susanto menjelaskan, dengan LCS, nasabah mendapatkan benefit kuotasi nilai tukar mata uang asing secara langsung (direct quotation) antara Indonesia dengan negara mitra, serta penyelesaian transaksi yang lebih cepat.
“Selain itu, terdapat relaksasi regulasi dalam melakukan transaksi jual beli valuta asing dalam mata uang Ringgit, Baht, dan yen terhadap rupiah,” ujar Rudy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya