Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lazada Ajak UMKM Toko Bibit Infarm Tangkap Peluang Saat Pandemi

Senin, 10 Januari 2022 12:31 WIB
I Dewa Gede Agung Wiradipta. (Foto: Dok. Lazada Indonesia)
I Dewa Gede Agung Wiradipta. (Foto: Dok. Lazada Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka Hari Sejuta Pohon 10 Januari, Lazada Indonesia (Lazada) mengapresiasi penjual yang mendukung pelanggan untuk bisa kembali ke alam melalui kegiatan berkebun dan bercocok tanam secara urban farming.

Apalagi diketahui, sejak pandemi, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan, mulai dari hal kecil seperti mengurangi pemakaian plastik ataupun bercocok tanam di pekarangan rumah.

Berita Terkait : Khofifah: Nangka Lumajang Pancen Oye

Salah satu penjual dalam ekosistem Lazada adalah I Dewa Gede Agung Wiradipta atau Dewa, perintis usaha bibit, benih, dan perlengkapan berkebun bernama Infarm.

Menurut SVP, Sellers Operations, Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro, saat pandemi di 2020, semakin banyak masyarakat yang mulai memindahkan suasana luar ruang ke dalam lingkungan rumah, sehingga terjadi peningkatan pembelian bibit tanaman dan peralatan berkebun.

Berita Terkait : Bagian Kendaraan Ini Yang Perlu Dicek Saat Musim Hujan

Seiring dengan bertumbuhnya minat bercocok tanam masyarakat, Lazada turut memfasilitasi lahir dan berkembangnya penjual bibit dan perlengkapan tanaman, termasuk Infarm, yang terus hadir untuk membantu melestarikan alam.

"Salah satu yang memang terlihat di Lazada adalah semakin banyak pencinta tanaman yang membeli bibit dan perlengkapan berkebun di e-commerce," katanya di Jakarta, Senin (10/1).

Berita Terkait : 59.030 Anak Di Kota Tangerang Sudah Divaksin Dosis Pertama

Untuk itu pihaknya berharap, dengan kehadiran toko seperti Infarm, Lazada dapat mendorong perputaran ekonomi hijau, memberikan sarana bagi pelanggan untuk menciptakan ruang hijaunya sendiri. Sekaligus mendukung masyarakat untuk bercocok tanam atau bahkan mungkin merintis usaha dengan misi yang serupa dengan Infarm.

Sementara Dewa mengatakan, pertumbuhan toko infarm mengalami peningkatan penjualan yang pesat, sehingga ia berani mempekerjakan karyawan hingga sekarang mencapai 20 orang.
 Selanjutnya