Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pariwisata Bali Mulai Pulih

Bukti Kita Mampu Tangani Pandemi

Rabu, 24 Nopember 2021 07:30 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto dalam seminar Hasil Riset Kebencanaan Ideathon Bali Kembali yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (23/11/2021). (Foto: Antara)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto dalam seminar Hasil Riset Kebencanaan Ideathon Bali Kembali yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (23/11/2021). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemulihan kondisi pariwisata di Bali menjadi bukti Indonesia mampu menangani pandemi Covid-19. Hasil kajian peneliti perguruan tinggi mampu mempercepat penanganan pandemi.

“Ini menjadi peluang bagi Bangsa Indonesia, dan Provinsi Bali khususnya, untuk membuktikan pada dunia bahwa kita mampu dan bisa mengendalikan pandemi ini,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto dalam seminar daring Hasil Riset Kebencanaan Ideathon Bali Kembali, kemarin.

Berita Terkait : KPK Usut Kasus Tanah Negara Dicaplok Hotel

Dia menyatakan, berdasarkan data yang dimiliki BNPB, sepanjang tahun 2019 wisatawan mancanegara yang datang ke Bali mencapai 6,3 juta orang. Tapi, pada tahun 2020, jumlah wisatawan yang datang hanya satu juta orang saja.

Menurut Suharyanto, apabila Bali berhasil dipulihkan, negara dapat turut mengembalikan laju perekonomian di sektor pariwisata yang sempat mengalami penurunan jumlah wisatawan. Dengan begitu, pendapatan masyarakat dapat berangsur kembali.

Berita Terkait : Munas Ke IV, Askalsi Perkuat Kerja Sama Dengan Pemerintah

Selain sebagai pembuktian dapat mengendalikan pandemi, pemulihan Bali dapat membantu Indonesia menjaga kepercayaan yang telah diberikan dunia untuk menggelar Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).

GPDRR merupakan forum multi pemangku kepentingan untuk meninjau kemajuan berbagai pengetahuan, dan mendiskusikan perkembangan terbaru dalam pengurangan risiko bencana pada 2022.

Berita Terkait : Taman Kota Jakarta Barat Disulap Jadi Penampungan Air Banjir

“Kita harus bekerja keras meningkatkan serta memperkuat upaya preventif dengan terus berdisiplin dalam penerapan protokol kesehatan 5M dalam setiap kegiatan sehari-hari. Kita juga harus mampu memutus mata rantai penularan dengan peningkatan 3T,” imbaunya.

Mantan Pangdam V/Brawijaya ini mengatakan, selain terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, semua pihak juga perlu bekerja sama untuk membuat kondisi pandemi menjadi lebih baik lagi hingga mampu berubah menjadi endemi.
 Selanjutnya