Dewan Pers

Dark/Light Mode

Industri Mandiri Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 23 Mei 2022 06:40 WIB
Menteri Koordinator Bi­dang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bi­dang Perekonomian Airlangga Hartarto.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berkomitmen terus menjaga momentum pemulihan sektor industri nasional. Upaya yang ditempuh Pemerintah, yakni mengarahkan pembangunan sektor industri kepada tiga prinsip. Yaitu, industri mandiri dan berdaulat, industri maju dan berdaya saing, serta industri berkeadilan dan inklusif.

Menteri Koordinator Bi­dang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan, sek­tor industri memainkan peran penting sebagai penggerak dan penopang utama perekonomian nasional, meski terdapat gejolak dan tantangan akibat pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Waketum Golkar: SOKSI Konsisten Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Industri pengolahan nonmigas tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi hingga triwulan I-2022 dengan pertumbu­han 5,47 persen. Melebihi pertum­buhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen,” jelas Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, kemarin.

Selain itu, lanjutnya, untuk nilai ekspor industri sampai Maret 2022 sudah mencapai 50,52 miliar dolar AS, dan berkontribusi sebesar 78,83 persen terhadap total ekspor nasional.

Berita Terkait : Kurangi Transaksi Non Tunai, Bank Mandiri Gandeng Bank Banten

Menurut Airlangga, Purchas­ing Manager’s Index (PMI) man­ufaktur Indonesia juga masih mampu berada di level ekspansif, yaitu 51,9 pada April 2022.

Prinsip industri yang mandiri dan berdaulat, berarti keber­langsungan industri manufak­tur dalam negeri tidak boleh tergantung pada sumber daya luar negeri.

Berita Terkait : Profesionalisme Erick Thohir Jadi Kunci Kepercayaan Jokowi

“Diharapkan ini dapat menjadi kekuatan ekonomi dalam negeri,” harap Airlangga.
 Selanjutnya