Dewan Pers

Dark/Light Mode

Digitalisasi Bikin UMKM Naik Kelas

Sabtu, 17 September 2022 21:10 WIB
Ilustrasi pelaku UMKM. (Foto: ist)
Ilustrasi pelaku UMKM. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Digitalisasi akan mendorong UMKM naik kelas. Pasalnya dengan jualan online jangkauan pasarnya jadi makin luas.

Program Initiator Diplomat Success Challenge, Edric Chandra mengungkapkan, Iklim bisnis secara global dan nasional terus mengalami perkembangan dari hari ke hari. Dia terus menyoroti kebutuhan transformasi digital bagi bisnis, terutama bagi UMKM dan startup, sebagai hal yang cukup penting.

“Ada tiga alasan pentingnya transformasi digital bagi UMKM agar bisnis cepat naik kelas. Operasi bisnis lebih efektif dan efisien, dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan serta lebih adaptif dan siap berinovasi menghadapi perubahan,” ungkap Edric, Sabtu (17/9).

Berita Terkait : Digitalisasi Pertamina Turut Andil Salurkan BBM Tepat Sasaran

Dari sisi pemasaran dan pengembangan bisnis saat beralih ke digital pemasaran akan lebih efektif menjangkau pasar luas dan lebih efisien dalam hal waktu operasional dan biaya yang dikeluarkan.

Untuk sisi meningkatkan keterlibatan pelanggan, Edric melihat dengan adanya bonus demografi yang terjadi di Indonesia, talenta digital dari generasi muda terus meningkat, sehingga sangat penting bagi bisnis untuk menyesuaikan produk, layanan maupun pemasarannya agar mudah diakses dan berinteraksi dengan basis konsumen muda saat ini.

Dan mengenai adaptasi serta inovasi dalam menghadapi perubahan, dia mengungkapkan perubahan adalah hal yang tak bisa dihindari di era teknologi seperti sekarang ini.

Berita Terkait : Asuransi Dan QRIS Diyakini Bikin UMKM Kuasai Pasar Online

“Apabila bisnis tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan teknologi, maka perusahaan akan tertinggal dan kehilangan daya saingnya. Hal ini sudah terbukti pada beberapa perusahaan teknologi besar yang kehilangan pasarnya lantaran tidak bisa berinovasi mengembangkan kapabilitas teknologinya,” lanjut dia.

Meski begitu, tantangan terbesar bagi UMKM untuk segera bertransformasi secara digital sering terhambat dari sisi sumber daya dan kapabilitas. Padahal, saat ini banyak tersedia teknologi dengan harga terjangkau, bahkan gratis.

Misalnya menggunakan media sosial atau marketplace yang populer di tengah masyarakat. Perkembangan teknologi saat ini juga semakin memanjakan pengguna dengan user experience yang kian mudah, sehingga tidak ada alasan untuk tidak bertransformasi secara digital sesegera mungkin.

Berita Terkait : Dubes RI Untuk Malaysia Boyong UMKM Ke Pameran Produk Halal

Pendampingan bisnis serta berada di jaringan wirausaha yang tepat juga akan membantu UMKM dan startup lebih cepat bertransformasi secara digital.

Diplomat Success Challenge 2022 (DSC 2022) menawarkan pendampingan dengan business coach dan jaringan wirausaha Diplomat Entrepreneur Network (DEN) yang siap menjadi rumah bagi ide-ide bisnis potensial yang juga siap bertransformasi. Modal usaha dengan total Rp 2 miliar siap dihibahkan bagi ide-ide bisnis terbaik di DSC 2022. 

Presiden Jokowi sempat menyampaikan arahan terkait percepatan transformasi digital UMKM Indonesia. Target pemerintah mengharuskan 30 juta UMKM telah memiliki peran dan ruang dalam ekosistem digital pada tahun 2024.