Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dongkrak Wisata Bahari, INSA Gelar Festival Yacht Di Bali

Sabtu, 8 Oktober 2022 08:26 WIB
Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto membuka INSA Yacht Festival (IYF) 2022. (Foto: Ist)
Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto membuka INSA Yacht Festival (IYF) 2022. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPP Indonesian National Shipwoners' Association (INSA) menggelar INSA Yacht Festival (IYF) 2022 di Benoa Marina Bali pada 7-8 Oktober 2022.

IYF digelar untuk kembali menggeliatkan sektor pariwisata. Karena, pariwisata merupakan salah satu sektor yang mengalami tekanan saat awal terjadi pandemi Covid-19. Meski kini sudah perlahan bangkit, namun dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto mengatakan, IYF 2022 merupakan kolaborasi antara DPP INSA dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sekaligus menjadi side event B20 sebelum acara puncak B20 yang akan diselenggarakan pada November mendatang.

Selain itu, kata Carmelita, IYF menjadi ajang mempromosikan industri pariwisata bahari dalam negeri ke kancah dunia. IYF mengajak para wisatawan asing maupun domestik pencinta laut menikmati keindahan laut Indonesia seperti di Bali dari atas kapal wisata.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah menyukseskan program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), yang mana empat dari lima DPSP ini adalah wisata bahari seperti Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. 

Berita Terkait : Dukung Pariwisata, Aruna Luncurkan "A Lobster Farm" Di Bali

Kemudia, juga dalam rangka mendukung program pemerintah melalui PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub yang akan dilengkapi dengan fasilitas terminal cruise, yacht club, perkantoran dan area retail, serta art market.

Carmelita menilai, event ini dapat dimanfaatkan juga sebagai momen berkumpulnya para stakeholders di sektor industri maritim dan pariwisata untuk mempromosikan produk-produknya dan bersinergi dalam rangka pengembangan ekonomi maritim Indonesia.

“Semoga acara semacam ini bisa terus berkelanjutan yang tidak hanya mengajak wisatawan maupun pemilik kapal dalam negeri tapi juga internasional. Dan kita punya harapan besar, ke depan laut menjadi lifestyle keseharian masyarakat Indonesia,” katanya, Sabtu (8/10).

Acara IYF dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster.

Kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik berkat dukungan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Kadin Bali, dan seluruh stakeholders terkait. 

Berita Terkait : Sahabat Sandi Gelar Bazar Sembako Murah Di Lampung

Wakil Ketua Umum III, Nova Y Mugijanto mengatakan, di tengah potensi yang ada, sektor pariwisata bahari dalam negeri masih dihadapkan oleh sejumlah tantangan. Salah satunya adalah belum optimalnya dukungan pendanaan terhadap pengadaan kapal wisata maupun infrastruktur marina.

"Dukungan pendanaan yang lebih bersahabat dengan tenor panjang dan interest rate yang kompetetif sangat dibutuhkan mengingat model bisnis di kapal wisata dan marina sangat padat modal," ujarnya.

Nova menuturkan, tantangan lain yang dihadapi dalam pengembangan wisata bahari adalah belum adanya klaster industri kapal boat di Indonesia yang menyebabkan rantai pasok produksi yang tidak efisien, dan biaya premi asuransi kapal pada kapal wisata juga cukup tinggi.

Selain itu, permintaan dalam pengadaan kapal wisata juga masih minim. Sementara 70 persen komponen pembangunan kapal masih impor, sedangkan komponen buatan dalam negeri masih perlu ditingkatkan ragam dan kualitasnya berdasarkan inovasi-inovasi cerdas untuk menjawab kebutuhan teknologi terkini.

Seluruh peluang dan tantangan, lanjut Nova, di sektor wisata bahari baik dari segi kapal maupun marina akan dibedah secara komperhensif dalam sesi talkshow di IYF. "Akan ada talkshow dengan para pembicara kompeten yang akan memberikan insight bagi pelaku usaha dan masyarakat umum terkait wisata bahari di dalam negeri," kata Nova yang juga Ketua Panitia IYF 2022.

Berita Terkait : AFFA Dongkrak Daya Saing SDM Logistik

Selain talkshow, para pengunjung bisa menikmati music entertainment dan penampilan fashion show bertema Diversity Colours Of the Island. 

IYF juga menawarkan beberapa program paket bagi para pengunjung. Misalnya, paket Adventure Cruise dengan kapal Aneecha pada jam 13:00-16:00 WITA. Di paket ini, para tamu bisa bisa melakukan snorkeling, sun-bathing, dan standup paddling saat kapal berlayar di sekitar laut lepas.

Selain itu ada paket Sunset Retro Yachting Festive Party yang akan berlayar dengan kapal Aneecha dari jam 17:30 hingga jam 20:30 WITA. Di sini tamu dapat menikmati retro disco party di atas laut Bali yang indah.

Tidak kalah menariknya, IYF akan menawarkan paket Pirates Sundown Party. Di paket ini para tamu bisa menikmati beberapa suguhan entertainment di atas megahnya kapal phinisi Sea Safari 9 di laut Tanjung Benoa.