Dark/Light Mode

Partisipasi RI Dalam Global Value Chain Digenjot, Pembangunan KIT Batang Terus Diakselerasi

Jumat, 14 Oktober 2022 09:27 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) saat meninjau KIT Batang di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (13/10). (Foto: Humas Ekon)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) saat meninjau KIT Batang di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (13/10). (Foto: Humas Ekon)

 Sebelumnya 
Infrastruktur pendukung di KIT Batang fase 1 juga ditargetkan beroperasi pada semester I 2024. Baik jaringan gas, listrik, air baku, dan infrastruktur lainnya. Sehingga, tenant dapat mulai beroperasi pada tahun 2024.

Sebagai infrastruktur pendukung, juga telah dibangun rumah susun sebanyak 10 tower, dengan daya tampung sekitar 2.570 orang, yang utamanya ditujukan untuk menampung tenaga kerja dari para tenant.

Baca juga : Mentan Dan Menkeu Ngumpul Di Amrik

Secara khusus, Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi, yang telah mendukung pembangunan KIT Batang. Serta memberikan arahan kepada seluruh pihak yang terkait, untuk dapat mendukung secara penuh percepatan pembangunan KIT Batang.

Melalui investasi dan ekspor produk yang dihasilkan oleh industri, kawasan KIT Batang diharapkan dapat ikut memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap penguatan perekonomian Indonesia.

Baca juga : Antisipasi Resesi Global, Luhut Siapkan Perang Rakyat Semesta

Pembangunan KIT Batang diharapkan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur fisik semata. Lebih jauh lagi, mampu menciptakan multiplier effect kepada perekonomian daerah. Serta meningkatkan partisipasi Indonesia dalam global value chain, melalui ekspor produk manufaktur unggulan dengan nilai tambah yang tinggi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.