Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tembus Rp 578 M, Laba Waskita Karya Meroket 766 Persen
Senin, 31 Oktober 2022 13:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih laba bersih pada kuartal III tahun ini sebesar Rp 578,17 miliar atau melesat 766,6 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 66,71 miliar.
Menurut Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono, perbaikan kinerja Waskita sampai dengan kuartal III-2022 ini menandakan bahwa strategi penyehatan keuangan dengan 8 stream yang diterapkan sejak tahun lalu, sudah berjalan dengan baik.
“Pencapaian laba bersih ini didukung oleh adanya pendapatan konstruksi, pabrikasi, properti dan juga strategic partnership tiga ruas tol pada triwulan III,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (31/10).
Baca juga : Gencar Transformasi, Laba BTN Meroket 50,11 Persen
Destiawan mengatakan, Waskita sebagai salah satu perusahaan BUMN yang ikut berkontribusi membantu program pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol dan infrastruktur lainnya, tidak hanya dapat membangun jalan tol yang bermanfaat bagi masyarakat, tapi juga mampu mencatatkan profitabilitas melalui proses bisnis strategic partnership.
Selama periode Januari hingga September 2022, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 10,30 triliun tumbuh 44,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 7,12 triliun. Perseroan juga berhasil membukukan laba bruto sebesar Rp 988,15 miliar atau tumbuh 28,77 persen dari tahun lalu, yaitu sebesar 767,40 miliar.
Pertumbuhan ini didukung dengan adanya perbaikan dari beberapa segmen konstruksi dan penerapan lean construction (pengendalian efisiensi biaya pengelolaan proyek dan beban administrasi) pada seluruh proyek.
Baca juga : Top, Laba Bersih BNI Melesat 76,8 Persen Capai Rp 13,7 T
“Perseroan juga mencatatkan total aset sebesar Rp 99,90 triliun, total liabilitas Rp 82,40 triliun, serta total ekuitas perusahaan sebesar Rp 17,50 triliun,” sebut Destiawan.
Ia mengatakan, pada triwulan IV, Waskita akan fokus untuk meningkatkan produktifitas operasional. Termasuk beberapa proyek di Ibu Kota Negara (IKN) yang dimenangkan proses tendernya oleh Waskita.
“Kami menargetkan adanya akselerasi progres proyek existing. Namun tidak hanya semata mengejar target pendapatan, Waskita juga berkomitmen menjaga kepercayaan Pemerintah dan para pengguna jasa dengan memperhatikan mutu dan waktu pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak,” katanya.
Baca juga : Menang Lotre Rp 7 M, Mama Teriak 20 Menit
Selain itu, untuk meningkatkan kondisi fundamental keuangan perusahaan, pada akhir tahun ini Waskita juga akan menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun, untuk penyelesaian ruas-ruas tol khusus.
Di mana proses penyerapan PMN tersebut melalui metode rights issue dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), sesuai dengan Peraturan OJK Nomor.14/POJK.04/2019 dan telah menerima persetujuan dari mayoritas pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Adapun perolehan dana rights issue porsi publik akan digunakan untuk penguatan struktur modal kerja.
“Saya ingin menekankan kepada seluruh jajara, untuk tetap konsisten menjalankan proses transformasi, refocusing sumber daya, implementasi digitalisasi di seluruh proses bisnis dan memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sebagai komitmen kami bersama,” pinta Destiawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya