Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Sri Mul: Skema KPBU AP Dapat Selesaikan Proyek Proving Ground Kemenhub
Senin, 31 Oktober 2022 17:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan, Sri Mulyani berharap, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Availability Payment (AP) efektif menyelesaikan proyek pengembangan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi, Jawa Barat. Dengan demikian, proyek tersebut bisa selesai tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat tata kelola.
"Pada akhirnya proyek ini diharapkan bisa menjadi sebuah karya yang dibanggakan oleh kita semua," kata Sri Mul dalam acara Penandatanganan Proyek KPBU Pengembangan Proving Ground BPLJSKB Bekasi seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (31/10).
Baca juga : IIAPG Menangkan Tender Proyek Proving Ground Kemenhub Senilai Rp 2 T
Menurutnya, fasilitas keuangan yang diberikan oleh negara dalam bentuk AP merupakan instrumen yang sangat penting. Pembayaran ketersediaan layanan (AP) adalah pembayaran secara berkala oleh Menteri/Kepala Lembaga kepada badan usaha pelaksana atas tersedianya layanan infrastruktur yang sesuai dengan kualitas dan/atau kriteria sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian KPBU.
Komitmen pemerintah pusat untuk memberikan pembayaran melalui skema AP di sisi lain juga memberikan jaminan kepada sektor swasta dan lembaga pembiayaan, termasuk perbankan, untuk memiliki keyakinan dalam membiayai sebuah proyek.
Baca juga : Top! 12 Bandara AP I Raih Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi dari Kemenhub
Proyek KPBU Pengembangan Proving Ground BPLJSKB Bekasi yang diberikan skema AP oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Selain proyek tersebut, Sri Mul mengatakan, Kemenkeu akan terus siap untuk bekerja sama dengan Kemenhub dalam menggunakan berbagai macam fasilitas pembiayaan inovatif yang terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dari kementerian dan lembaga.
Baca juga : Nuning: Harus Mengacu Pada CSI
"Selamat kepada Pak Menteri Perhubungan dan seluruh jajaran serta tim yang telah berhasil menyusun sebuah proyek dengan pembiayaan inovatif," ucap dia.
Ia mengungkapkan saat ini sudah ada 25 proyek KPBU yang selesai dengan nilai lebih dari Rp150 triliun, di mana sebanyak 15 proyek sudah beroperasi dan sekarang masih ada pipeline KPBU yang berarti masih bisa menarik lebih banyak dana swasta untuk ikut membangun Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya