Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dukung Pertumbuhan Sustainable Development
Mandiri Guyur Ekonomi Hijau Kredit Rp 221,1 T
Kamis, 3 November 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan mengungkapkan, pihaknya bakal menerbitkan utang untuk mendukung pendanaan pada proyek berkelanjutan melalui green bond tahun depan.
“Penerbitan green bond menjadi berpotensi untuk kami terbitkan pada 2023. Tentunya subject to persetujuan dari otoritas yang ada,” sebut Panji.
Tak hanya itu, Bank Mandiri berencana mencari pendanaan tahun depan menggunakan skema ESG Repo. Menurut Panji, skema ESG Repo tersebut menjadi instrumen yang paling mungkin dimanfaatkan, dengan pertimbangan demand dari market.
Baca juga : Kredit Sustainable Sector Bank Mandiri Tembus Rp 221,1 T
Ia merinci, penerbitan utang untuk pendanaan Bank Mandiri pada 2023 itu akan melebihi dari total yang telah diterbitkan pada 2021 dan 2022, melalui sustainability bond maupun ESG Repo, yang secara total telah mencapai 800 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 12,51 triliun.
Dari angka tersebut, green bond sebesar 300 juta dolar AS (Rp 4,69 triliun) dan ESG repo 500 juta dolar AS (Rp 7,82 triliun).
“Kemungkinan tahun depan pendanaan akan bertambah sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Mandiri tahun depan,” jelasnya.
Baca juga : Dukung Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Mandiri Agen
Sementara dalam Mandiri Sustainability Forum (MSF) 2022 ini, perseroan turut mengundang pembicara yang memiliki kompetensi dan berpengalaman di bidangnya.
Para pembicara antara lain Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan, dan Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna.
Dari pakar ESG global dan pemimpin korporasi hadir Director of Global Partnership and Client Solution, CFA Institute David von Eiff, ESG Practice Lead Hardik Shah, Presiden Direktur HSBC Indonesia Francois de Maricourt, Presiden Direktur Uni Charm Indonesia Yuji Ishii, dan Head of Equity BNP Paribas Asset Management Amica Darmawan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya