Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Luncurkan Program One Two Trees, SKK Migas Tanam 10 Ribu Pohon Mangrove di PIK
Sabtu, 29 Juli 2023 16:54 WIB
Sebelumnya
Terus bertambahnya jumlah penanaman pohon menunjukkan komitmen nyata hulu migas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Hingga Semester I 2023, industri hulu migas telah menanam 446 ribu pohon atau sekitar 22 persen dari target, dengan potensi penyerapan emisi karbon sebanyak 887 ribu ton C02 per tahun.
Target penanaman 2 juta pohon ini akan direalisasikan melalui rehabilitasi daerah aliran sungai, program pengembangan masyarakat, program penghijauan pada buffer zona fasilitas produksi atau fasilitas pendukung, serta pemulihan lingkungan, termasuk lingkungan sekitar pekerja industri hulu migas dalam program One Two Trees.
Baca juga : Peringati Hari Mangrove Sedunia, Apical Tanam 3.000 Pohon Mangrove di Jakarta
Dadan Kusdiana menuturkan, Kementerian ESDM mengapresiasi SKK Migas dan seluruh pelaku di industri hulu migas yang secara nyata mendukung pengurangan emisi karbon melalui program One Two Trees dengan menanam 10.000 pohon.
“Kita bersama-sama menyaksikan aksi nyata dari implementasi rencana strategis IOG 4.0. Ini adalah salah satu upaya bahwa industri hulu migas bisa berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon,” kata Dadan.
Dyah Murtiningsih juga mendukung peluncuran program One Two Trees. Dia menjelaskan Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terbesar di dunia yakni sekitar 3,6 juta hektar atau setara 23 persen dari hutan mangrove di dunia.
Baca juga : Dukung Penerapan ESG, PIS Tanam 1.000 Mangrove Di Makassar
“SKK Migas mempunyai komitmen membantu Indonesia dalam rehabilitasi mangrove setiap tahunnya. Kita semua memiliki langkah yang sama dalam memulihkan, meningkatkan, dan mempertahankan ekosistem mangrove secara bersama-sama,” kata Dyah.
Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko menambahkan, SKK Migas akan melibatkan para pemangku kepentingan di daerah lainnya untuk mendukung program One Two Trees.
Dengan semakin banyak pihak yang terlibat dalam program ini, maka semakin banyak masyarakat yang turut peduli terhadap lingkungan.
Baca juga : Kerusuhan Meluas, Prancis Siagakan 40 Ribu Polisi
Selain penanaman pohon, SKK Migas juga telah melakukan sejumlah upaya untuk menekan emisi karbon antara lain pilot project teknologi Huff and Puff serta inisiasi teknologi Carbon Capture Storage - Carbon Capture Utilization and Storage, manajemen penggunaan energi, pengurangan fugitive emission, zero routine flaring, dan formulasi kebijakan.
“Industri hulu migas memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional, tentunya segala aktivitas di lapangan harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi dan semangat gotong-royong bersama seluruh pihak merupakan kunci dalam pengurangan emisi karbon di Indonesia karena keberhasilan Industri Hulu Migas adalah keberhasilan kita bersama,” ujar Rudi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya