Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memanggil pihak Pepsi untuk mendengarkan penjelasan perusahaan kenapa memilih hengkang dari Indonesia dan tak memperpanjang kerja sama dengan Indofood.
“Saya akan mengundang Pepsi secara khusus untuk mengetahui permasalahannya dan akan memfasilitasi,” ujar Dirjen Agro Kemenperin Abdul Rochim saat ditemui di Hotel Indonesia, Kamis (3/10).
Baca juga : Sambut HSP, Kemenpora Launching Bulan Pemuda 2019
Rochim menjelaskan, cabutnya Pepsi bukan terkait dengan masalah iklim bisnis, melainkan masalah bisnis dengan mitranya di Indonesia, Indofood. Keduanya memutuskan tidak memperpanjang kontrak kerja sama.
“Jadi bisa dipastikan keluarnya Pepsi Cola bukan karena iklim bisnis di dalam negeri yang tidak kondusif. Data yang ada saat ini, secara keseluruhan pertumbuhan industri minuman secara keseluruhan masih positif,” ujarnya.
Baca juga : Barista Indonesia Juara Kompetisi Di Qatar
Menurut dia, dampak keluarnya Pepsi tidak terlalu besar. Pasar Pepsi untuk jenis nonalcoholic ready to drink (NARTD) tidak sebesar kompetitornya untuk produk sejenis. Kendati begitu, pemerintah akan memfasilitasi dan mencari jalan keluar agar Pepsi bisa kembali ke pasar Indonesia untuk menambahkan variasi produk minuman ringan yang ada. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya