Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
NATURE Forum 2024 Bentuk Kolaborasi Strategis Wujudkan Zero Emissions
Jumat, 1 Maret 2024 21:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Harmonisasi hubungan antara manusia dan lingkungan untuk mencapai keberlanjutan merupakan salah satu fokus pengembangan seluruh negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia. Kolaborasi strategis dengan mitra nasional dan internasional terus dilakukan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.
Melihat kondisi ini, Nusantara TV berinisiatif untuk membuka ruang diskusi publik yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk bersama-sama mendukung tercapainya harmonisasi hubungan antara manusia dan lingkungan. Hal ini disampaikan Presiden Komisaris Nusantara TV Nurdin Tampubolon, saat membuka acara Nusantara Sustainability Trend Forum (NATURE Forum) 2024, di Jakarta, Rabu (28/2).
Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan, upaya mencapai keberlanjutan lingkungan melalui Net Zero Emissions juga harus seiring dengan tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Indonesia sudah berkomitmen penuh untuk mencapai NZE 2060.
Baca juga : Bangga! Lagu Kolaborasi Putri Ariani dan DJ Alan Walker Banjir Pujian
“Saya berharap melalui NATURE Forum 2024 yang diselenggarakan Nusantara TV ini, secara inklusif dapat menjadi wadah bagi pemangku kepentingan untuk mendorong semua pihak mencapai bebas emisi karbon pada tahun 2060,” kata Kiai Ma’ruf, seperti keterangan yang diterima redaksi, Jumat (1/3).
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyampaikan, pihaknya turut berkontribusi aktif dalam mendukung NZE. Salah satunya melalui transformasi digital dengan melibatkan mitra strategis nasional dan internasional.
“Digitalisasi dapat mengurangi emisi gas karbon dan mencapai keberlanjutan lingkungan melalui teknologi penggunaan AI. Dampak positif digitalisasi untuk keberlanjutan lingkungan meliputi dekarbonisasi aksi iklim, dematerialisasi untuk kelestarian alam, dan detoksifikasi untuk mencegah polusi,” ujar Nezar.
Baca juga : Indonesia Dan Finlandia Inovasi Energi Bersih, Komit Dukung Net Zero Emission
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek Hilmar Farid menyampaikan, Indonesia merupakan negara dengan kekayaan biokultural yang luar biasa dan tidak ada tandingannya di dunia. Kemendikbud Ristek menginisiasi program Jalur Rempah sebagai salah satu program perwujudan dari kekayaan biokultural Indonesia tersebut.
Jalur Rempah bekerja dengan mengaktifkan konektivitas jalur perdagangan maritim rempah internasional. Dalam Jalur Rempah, generasi muda diajak untuk bersama-sama masyarakat mengidentifikasi sumber-sumber komoditas rempah yang potensial sehingga tidak ada lagi yang terkubur.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Keuangan & Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting, memaparkan bahwa inisiatif Kementerian BUMN dalam mencapai dekarbonisasi atau NZE tersebut meliputi lima aspek utama yakni mengembangkan energi terbarukan, transaksi energi dan mengurangi ketergantungan PLTU, membangun ekosistem kendaraan listrik, nature-based solution, dan karakter Indonesia hijau seperti green dan blue hydrogen.
Baca juga : Genjot Program P3DN Perlu Kolaborasi Pusat Dan DaerahÂ
Dalam mencapai NZE dan harmonisasi lingkungan, pengelolaan alam yang baik harus dilakukan dengan memperhatikan 3P combination yakni Planet, People, dan Profit. Terkait hal ini, Indonesia melalui semua lini bisnis dan Perusahaan tentunya turut berkontribusi besar terhadap pencapaian Net Zero Emissions pada tahun 2060 dengan mengedepankan kombinasi 3P tersebut.
Menutup kegiatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi konferensi NATURE Forum yang diselenggarakan Nusantara TV. “Saya mengapresiasi Nusantara TV dan semua pihak yang bekerja sama atas upaya penyelenggaraan konferensi NATURE Forum ini, yang tidak hanya membahas isu-isu terkini ekologi dan sosial masyarakat di segala aspek termasuk melalui tren pariwisata berkelanjutan,” kata Sandi.
Konferensi NATURE Forum 2024 ini dihadiri narasumber-narasumber di antaranya Direktur HSE PT Trimegah Bangun Persada Tbk Tonny Gultom, Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim, CEO Casion Kevin Pudjiadi, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin, COO PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto, Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia Budiman Sudjatmiko, dan Direktur Corporate Sustainability PT Nestle Indonesia Prawitya Soemadijo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya