Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kinerja Bank Pelat Merah Ciamik
Target Deviden BUMN 2024 Diyakini Tercapai
Sabtu, 20 Juli 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Target Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyetor dividen tahun ini mencapai Rp 85 triliun, sangat berpotensi tercapai. Sebab, kinerja perusahaan pelat merah yang selama ini menjadi penyumbang dividen tertinggi, masih ciamik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Setoran dividen pada 2023 nilainya sebesar Rp 81 triliun. Lima BUMN top masih menjadi penyumbang tertinggi dividen ke negara.
Yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Mind ID.
Baca juga : Nasib Tukang Sayur Dan Taksi Online Gimana Nih?
Apabila dirinci, BRI menyetor dividen total senilai Rp 23,2 triliun pada 2023, Pertamina sebanyak Rp 14 triliun dan Bank Mandiri sebesar Rp 12,8 triliun. Lalu Telkom secara grup berkontribusi Rp 8,6 triliun, dan Mind ID sebesar Rp 7,5 triliun.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, realisasi dividen BUMN ke negara sebesar Rp 81 triliun itu naik 102,5 persen secara year on year (yoy), jika dibandingkan dengan setoran tahun 2022 sebesar Rp 40 triliun.
Secara keseluruhan, total kontribusi BUMN terhadap negara termasuk pajak dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) lainnya, mencapai Rp 636 triliun pada 2023. Pencapaian itu juga tumbuh dari Rp 591 triliun untuk periode 2022. BUMN secara grup mengkontribusikan 20 persen pendapatan negara pada periode tahun 2023.
Baca juga : Tim Garuda Muda Tidak Boleh Kendor
“Perbaikan struktur, transformasi budaya maupun keuangan yang dilakukan BUMN juga ikut dirasakan masyarakat sebagai pemegang saham emiten BUMN,” tegas Tiko, sapaan Kartika, dalam keterangan resmi, Kamis (18/7/2024).
Terpisah, Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan, BRI sebagai perusahaan pelat merah, memiliki peran sebagai agent value creator dan agent of development. Agar dapat menjalankan fungsi tersebut secara simultan, BRI harus mencetak keuntungan
Sebagai bank rakyat, imbuh Sunarso, keuntungan yang diperoleh BRI pada akhirnya akan kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas.
Baca juga : Gaji Rp 1,4 Triliun Belum Dibayar, Mbappe Mau Tuntut PSG
“Yang selanjutnya dipergunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia melalui berbagai program Pemerintah,” tutur Sunarso dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, Kamis (18/7/2024).
Sunarso menegaskan, dengan memperoleh keuntungan atau economic value, maka perusahaan BUMN bisa memiliki modal untuk menciptakan social value, sehingga ekonomi akan berputar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya