Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kadin Jempolin Capaian Realisasi Investasi di Semester I 2024
Selasa, 30 Juli 2024 12:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi capaian realisasi investasi pada semester lI tahun 2024 sebesar Rp829,9 triliun atau setara 50,3 persen dari target realisasi Pemerintah pada tahun ini.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, jika dilihat secara spesifik, realisasi investasi pada semester-I tahun 2024 ini naik sebesar 22,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bahkan, sebaran investasi di luar Jawa naik 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu menyentuh Rp 416,2 triliun.
"Hal ini menunjukan bahwa persebaran realisasi investasi sudah mulai merata dan inklusif menjangkau wilayah pertumbuhan baru yang tidak hanya terpusat di Jawa," kata Yukki di Jakarta, Selasa (30/7/2024).
Yukki menjelaskan, jika mencermati porsi kontribusi realisasi investasi semester I tahun 2024, masih didominasi melalui penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 421,7 triliun atau 50,8 persen dibandingkan porsi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 408,2 triliun atau 49,2 persen.
Baca juga : RI Kantongi Investasi Rp 829,9 Triliun Pada Semester I, Naik 22,3 Persen
Menurutnya, meskipun tantangan perekonomian dari faktor eksternal penuh dengan ketidakpastian seperti intensitas geopolitik dan era suku bunga tinggi, namun capaian investasi pada semester I tahun 2024 ini menunjukan kepercayaan pada ekonomi nasional dengan menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi.
"Selain itu, dunia usaha juga melihat bahwa realisasi investasi melalui PMDN dan PMA pada semester l tahun 2024 juga ikut membuka lapangan pekerjaan baru sebesar 1,2 juta lebih tenaga kerja," ujarnya.
Kadin juga mencermati bahwa kontribusi pada bidang Usaha Kecil dan Menengah (UMK) telah turut lebih banyak lagi membuka lapangan kerja, dimana terdapat lebih dari 4,6 juta serapan tenaga kerja dari total realisasi investasi sebesar Rp127 triliun.
Hal ini dapat digarisbawahi bahwa capaian itu telah turut meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
"Kami mendukung lebih banyak lagi peningkatan realisasi investasi yang menyasar sektor UMKM, termasuk juga kemudahan kredit perbankan bagi UMKM yang hingga saat ini masih mencapai 19 persen dari total target penyaluran kredit sebesar 30 persen," jelasnya.
Baca juga : BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 T di Semester I-2024, Melesat 216 Persen
Kadin juga optimistis target realisasi investasi tahun 2024 ini dapat tercapai.
Dunia usaha, kata Yukki, akan terus mendorong agar Pemerintah senantiasa menjaga stabilitas perekonomian dengan memastikan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai penyederhanaan regulasi.
Selain itu, mendorong ketersediaan infrastruktur, dan insentif investasi yang berkelanjutan, khususnya pada sektor-sektor prioritas seperti ekonomi digital, ekonomi hijau, hilirisasi yang membangun ekosistem hulu hilir yang komprehensif, serta melibatkan pelaku UMKM agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
"Semua itu mesti menjadi komitmen kita bersama dan dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Lebih lanjut Yukki mengatakan, bahwa sepanjang tahun ini saja, usaha mikro dan kecil telah menciptakan lapangan kerja baru untuk 4,6 juta orang di Indonesia.
Baca juga : Kontribusi Jasindo Syariah Capai Rp 154,46 M Di Semester I-2024
Bahkan, menurut data Kementerian Keuangan UMKM telah berkontribusi 90 persen dari kegiatan bisnis dan berkontribusi lebih dari 50 persen lapangan pekerjaan di seluruh dunia.
Di Indonesia, UMKM juga mewakili sekitar 99 persen dari total kegiatan bisnis di Tanah Air. Selain itu, UMKM menyerap 97 persen lapangan kerja di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya