Dark/Light Mode

Sering Ditugaskan Garap Proyek Pemerintah

PSN Selamatkan Kinerja Keuangan Waskita Karya

Rabu, 31 Juli 2024 07:05 WIB
PT Waskita Karya (Persero) Tbk berkontribusi dalam pembangunan beberapa jalan tol dengan total panjang 1.300 km yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. (Foto: Waskita Karya)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk berkontribusi dalam pembangunan beberapa jalan tol dengan total panjang 1.300 km yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. (Foto: Waskita Karya)

 Sebelumnya 
Kemudian jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi, Cimanggis-Cibitung, Depok-Antasari, Cileunyi-Sumedang-Dawan, Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Yogyakarta-Bawen serta kuala Tanjung-Tebing Tinggi- Parapat.

Menanggapi hal ini, Associate Director BUMN Research Group LM (Lembaga Management) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, pemberian beberapa proyek PSN kepada Waskita, dapat diartikan Pemerintah masih menaruh harapan besar bagi perusahaan tersebut untuk tetap tumbuh.

“Pemerintah berusaha keras menyelamatkan Waskita, karena fungsi strategisnya sebagai perusahaan yang mengerjakan beragam proyek, termasuk PSN,” kata Toto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Bahkan dari sisi kualitas, kata Toto, Waskita terbukti sukses membangun beberapa proyek jalan tol dan proyek lainnya.

Baca juga : Ayo Dong, Arab Saudi Berinvestasi Di Batam

“Sebagai BUMN, Waskita memang punya kapasitas yang mumpuni. Maka harapannya, dengan usaha keras bersama Pemerintah, Waskita bisa segera keluar dari tantangan keuangan dan meraih kinerja yang baik,” tutur Toto.

Ia berpesan, dalam pemberian berbagai proyek PSN kepada Waskita, diperlukan juga adanya kepastian pembayaran guna memudahkan operasional perseroan berjalan baik. Karena, kata Toto, kemampuan pembiayaan proyek menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam memperbaiki kinerja.

“Sehingga fokus manajemen bisa lebih ke restrukturisasi yang akan dijalankan. Serta penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan,” ujarnya.

Toto berharap, restrukturisasi Waskita akan memberikan milestone atas langkah-langkah strategis yang akan ditempuh perseroan untuk pemulihan kinerja.

Baca juga : Di Kepulauan Seribu Bakal Dibangun Pulau Sampah

Merujuk laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (25/7/2024), rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk WSKT mencapai Rp 2,15 triliun per Juni 2024. Ini naik 4,18 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 2,07 triliun.

Dari sisi top line, pendapatan usaha Waskita mencapai Rp 4,47 triliun selama Januari-Juni 2024. Raihan ini turun 15,19 persen secara tahunan dari Rp 5,27 triliun selama periode yang sama pada 2023.

Sebelumnya, Menteri Airlangga mengatakan, Pemerintah mendorong percepatan Kebijakan Satu Peta disertai pembangunan PSN dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), sebagai salah satu upaya konkret dalam mencapai target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2024.

Dengan adanya Kebijakan Satu Peta, diyakini Airlangga, akan membuat perencanaan pembangunan, termasuk PSN dan pengembangan KEK serta berbagai kebijakan nasional lain, dapat mengacu pada data spasial yang akurat. DWI

Baca juga : Duel Reuni Dan Cek Ombak

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Rabu, 31 Juli 2024 dengan judul "Sering Ditugaskan Garap Proyek Pemerintah, PSN Selamatkan Kinerja Keuangan Waskita Karya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.