Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antisipasi TPST Bantargebang Overload
Di Kepulauan Seribu Bakal Dibangun Pulau Sampah
Rabu, 31 Juli 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun pulau sampah di Kepulauan Seribu untuk mengatasi keterbatasan lahan penampungan dan pengolahan sampah. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk mengantisipasi Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sudah kepenuhan alias overload.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto, menargetkan pembangunan pulau sampah di Kepulauan Seribu akan dimulai pada 2027. Saat ini, pihaknya tengah menyusun kajian atas rencana tersebut.
Asep bilang, pulau sampah merupakan gagasan baru. Ide ini diutarakan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menambah ruang pengolahan sampah dengan luas sekitar 200 hingga 300 hektare. Karena itu, perlu banyak kajian untuk merealisasikan ide tersebut.
Baca juga : Duel Reuni Dan Cek Ombak
“Tahun ini sudah ada beberapa kajian. Dan mudah-mudahan tahun depan, juga kita siapkan kajian-kajian tambahannya,” kata Asep saat memperingati Hari Sungai ke-11 di Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/7/2024).
Asep menjelaskan, pulau sampah ini tidak seperti TPST Bantargebang yang dibangun dari tumpukan sampah atau bakal seperti gunungan sampah di Bantargebang. Karena itu, ide ini diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat Jakarta dan Pemerintah Pusat.
“Pastinya dalam pembangunan ini, kita memperhatikan aspek-aspek lingkungan,” ucapnya.
Baca juga : Djoker Hantam King Of Clay
Pembangunan pulau sampah, lanjut Asep, sejalan dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang mengamanatkan penambahan ruang wilayah untuk pengolahan sampah.
Pj Gubernur DKI Heru Budi menyampaikan usulan pembangunan pulau baru untuk lokasi pengolahan sampah untuk kepentingan tahun ke depan. Menurutnya, Jakarta yang sudah tidak ada lagi lahan untuk dijadikan lokasi pembuangan sampah dalam 10 tahun ke depan.
“Masyarakat Jakarta dan sekitarnya tidak mungkin seterusnya mengandalkan pembuangan sampah di TPST Bantargebang. Oleh sebab itu, harus ada solusi yang disiapkan,” terang Heru.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya