Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ada PLTS Di Tengah Sawah, Petani Kalijaran Terapkan Pertanian Modern Berbasis EBT
Kamis, 1 Agustus 2024 14:15 WIB
Sebelumnya
Inovasi yang diterapkan kilang Cilacap di Kalijaran mendatangkan sejumlah apresiasi.
Program MAPAN menjadi salah satu dari 70 unit operasi Pertamina Group yang meraih penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2024.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Cilacap Cecep Supriyatna mengatakan, keberhasilan kilang Cilacap di ajang ini karena konsistensi dalam pengembangan EBT dengan optimalisasi potensi alam berupa sumber air tanah dan panas matahari untuk energi pertanian berbasis tenaga surya.
“Hal ini juga mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui pertanian berkelanjutan,” katanya.
Desa Energi Berdikari
Baca juga : Mahfud: Hamzah Haz Beri Warna Mozaik Perjuangan Indonesia
Penerapan program ini telah menjadikan Desa Kalijaran sebagai desa percontohan pengembangan EBT untuk pertanian dan menjadi tempat pengabdian masyarakat, salah satunya civitas Politeknik Negeri Cilacap (PNC).
Kehadiran Desa Energi Berdikari Kalijaran ini juga membuktikan komitmen PT KPI memenuhi aspek Enviromental, Social, and Governance (ESG) secara terintegrasi dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan masyarakat yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 7 yaitu Energi Bersih dan Terjangkau.

Fajriah menambahkan, Desa Energi Berdikari merupakan program unggulan TJSL Pertamina yang berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis EBT yang lebih terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan sehingga bisa memberikan dampak kemajuan baik secara ekonomi dan lingkungan.
Ketersediaan energi tersebut seterusnya dijadikan pendorong aktivitas perekonomian masyarakat seperti wisata, pertanian, industri rumah tangga dan lain-lain.
Baca juga : Mentan: Presiden Sangat Mendukung Pengembangan Pertanian Modern Di Merauke
“Pada dasarnya, ini bukan menyediakan listrik, tetapi menjadikan EBT sebagai energi untuk mendorong tumbuhnya aktivitas masyarakat,” katanya.
Program Desa Energi Berdikari Kalijaran merupakan program ke-76 yang dibentuk Pertamina. Pertamina akan melipatgandakan jumlah desa energi berdikari pada tahun depan.
“Desa energi berdikari menjadi program TJSL unggulan Pertamina yang akan dikembangkan secara lebih intensif,” tegasnya.
Program Desa Energi Berdikari Pertamina telah memberikan manfaat pada 4.113 KK dengan total multiplier effect sebesar Rp 1,93 miliar per tahun. Pencapaian yang lebih penting, ungkap Fajriyah, adalah jumlah reduksi emisi karbon yang mencapai 714.859 ton CO2 eq /tahun.
Baca juga : Buka PKN II, Menag Pastikan Akan Terus Lakukan Inovasi Digital
“Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat yang akan menjadi garda terdepan dalam penggunaan energi bersih, Maka, direksi Pertamina sudah berkomitmen dan mendorong jumlah Desa Energi Berdikari terus ditambah agar menjadi energi pendorong kemajuan masyarakat secara berkeadilan, terutama yang selama ini kesulitan mengakses energi,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya