Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dongkrak Produktivitas Petani Tebu Di Jabar
Peluang BUMN Membangun Pabrik Gula Terbuka Lebar
Rabu, 14 Agustus 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peluang PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI meningkatkan produksi gula di Jawa Barat (Jabar) terbuka lebar. Bahkan, membangun pabrik baru. Kuncinya, Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Pangan ID Food itu harus terus berinovasi untuk mengerek produktivitas petani tebu.
Sekretaris Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Dwi Purnomo Putranto mengatakan, di Jawa Barat, sebelum tahun 1995, terdapat 9 Pabrik Gula (PG) yang berkontribusi besar dalam menghasilkan gula.
“Sekarang tinggal 3 PG. Jangan sampai yang 3 PG ini juga ditutup. Kuncinya, (menuju swasembada gula nasional) adalah produktivitas dan dukungan bahan baku dari petani,” ujar Dwi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Dengan minimnya jumlah PG, lanjut Dwi, maka Pemerintah melalui BUMN masih sangat memungkinkan untuk membangun pabrik gula baru.
Baca juga : Ingat, Tiap Rumah Wajib Punya APAR
Asalkan, ditegaskan dia, produktivitas dan harga gula yang ditetapkan Pemerintah, bagus. Dan terkait Harga Eceran Tertinggi/HET yang ditetapkan mesti meningkatkan ketertarikan para petani untuk menanam komoditas tebu.
Dia melihat, salah satu penyebab jumlah PG kian berkurang karena tanaman tebu yang kurang kompetitif.
“Sehingga dukungan bahan baku bagi PG sangat kurang, yang ujungnya mengakibatkan PG merugi karena tidak ekonomis” bebernya.
Ia berharap, ID Food yang memiliki sejumlah PG melalui anak usahanya dapat terus memperbaiki kinerjanya.
Baca juga : Duel Memburu Sejarah
Apalagi jika sejumlah PG juga mencatatkan capaian rendemen (kadar gula yang terkandung dalam tebu) yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, kalau tingkat rendemen tertentu dapat dicapai lagi di masa mendatang, serta dijamin dengan harga acuan pembelian gula di tingkat petani atau produsen yang tinggi, maka otomatis akan semakin meningkatkan minat petani menanam tebu.
“Atau bergabung dalam program kemitraan ID Food,” ungkapnya.
Terpisah, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI selaku Holding BUMN Pangan ID Food, Sis Apik Wijayanto mengatakan, melalui anak usahanya PT PG Rajawali II terus berupaya membangun swasembada gula nasional.
Baca juga : Pegula Mewek Bahagia
Ia menilai, dalam mewujudkan langkah tersebut, perlu didukung oleh perbaikan kinerja pabrik gula yang berkelanjutan. Sehingga berdampak pada peningkatan skala bisnis dan kesejahteraan petani tebu.
Karenanya, sebagai satu-satunya pabrik gula di wilayah Jabar, PT PG Rajawali II berupaya mendorong langkah tersebut. Dan menjadi penopang bagi pasokan gula dan sumber penghasilan petani tebu di wilayah Jawa Barat.
Alhasil, sebut Sis Apik, PT PG Rajawali II menjadi tulang punggung, sekaligus benteng terakhir bagi keberlanjutan industri gula di Jawa Barat.
“Untuk itu, kinerjanya akan terus kami perkuat,” ujar Sis melalui siaran pers, Rabu (7/8/2024).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya