Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lindungi Lingkungan Pesisir, Pertamina Trans Kontinental Tanam 5.500 Bibit Mangrove
Kamis, 22 Agustus 2024 18:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melakukan pengembangan konservasi untuk melindungi lingkungan pesisir melalui Green Mangrove Action Program (Green MAP) di Tuwed Mangrove Park, Bali.
Green MAP merupakan salah satu program flagship Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PTK untuk pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.
Program ini terdiri dari edukasi peran blue carbon kepada kelompok Tani Lindu Segara Tanjung Pasir Binaan PTK, pembangunan rumah pembibitan berkapasitas hingga 8 ribu bibit, dan penanaman 5.500 mangrove.
Peresmian program dilakukan di Tuwed Mangrove Park, dihadiri oleh Direktur Utama PTK I Ketut Laba, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, VP Technical Fleet Management PT Pertamina International Shipping (PIS) I Gusti Ngurah Handiyana, Sales Area Manager Bali PT Patra Niaga Endo Eko Satriyo, serta jajaran Pemerintah daerah dan komponen masyarakat Jembrana.
Baca juga : Hijaukan Lingkungan, Pj Gubernur Kaltim Tanam Bibit Pohon Bersama Pelajar SMK
Direktur Utama PTK I Ketut Laba mengatakan, bahwa TJSL menjadi bagian penting bagi PTK dalam menjalankan bisnis, termasuk di dalamnya pelestarian lingkungan hidup kawasan pesisir, yang diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat seperti penurunan emisi karbon, menjaga iklim, dan peningkatan biodiversity.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari keuntungan yang dihasilkan, tetapi juga dari dampak positif yang dapat diberikan kepada masyarakat dan lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk terus menerapkan dan meningkatkan program TJSL yang tidak saja mendukung pertumbuhan perusahaan tapi juga berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di masa yang akan datang," kata I Ketut Laba dalam keterangannya, Kamis (22/8/2024).
Sementara itu, VP Technical Fleet Management PIS I Gusti Ngurah Handiyana menyampaikan apresiasi kepada PTK sebagai bagian dari Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Baca juga : Daur Ulang Seragam, Pertamina Tekan Emisi Karbon Lebih Dari 41,8 ton Co2e
Karena, program Green MAP sejalan dengan program TJSL BerSEAnergi untuk menjaga laut dan pesisir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengucapkan terimakasih atas program yang dilaksanakan di wilayahnya.
Menurutnya, untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan keanekaragaman hayati diperlukan kerjasama dari berbagai pihak.
"Kami harap program pengembangan lingkungan dari perusahaan-perusahaan seperti PTK terus berlanjut. Kami percaya bahwa dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, kita dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas sekitar," ujar Ary Chandra.
Baca juga : Pertamina Trans Kontinental Dorong UKM Naik Kelas Lewat Inkubasi Ekonomi Bahari
Adapun, penanaman 5.500 mangrove dipilih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55 PTK di 9 September.
Program Green MAP ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat dan lingkungan pesisir, termasuk penyerapan dan penyimpanan karbon jangka panjang, yang membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya