Dark/Light Mode

BI: Ketidakstabilan Global Mulai Mereda

Investor Di Pasar Keuangan Domestik Mulai Menggeliat

Selasa, 27 Agustus 2024 07:00 WIB
Juli Budi Winantya.
Juli Budi Winantya.

 Sebelumnya 
Di acara yang sama, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy mengatakan, perekonomian Indonesia yang tumbuh positif makin meningkatkan kebutu­han masyarakat akan pemba­yaran cepat.

Karena itu, BI melalui BI-FAST juga terus memperkuat sinergi dengan infrastruktur fast payment dari industri.

“Supaya bisa berjalan bersa­ma, maka skemanya harus sama. Harus ada sinergi yang baik antara BI-FAST dengan industri fast payment,” kata Ryan.

Baca juga : Sekolah Swasta Gratis Mulai Dijalankan 2025

Menurutnya, BI-FAST dan in­frastruktur industri fast payment perlu bergerak dalam aransemen yang terstandarisasi, baik secara teknis, bisnis, maupun gover­nance agar sinerginya efektif.

Ryan juga menyatakan, meski saat ini fokus utama BI membangun sinergi antara infrastruk­tur yang disediakan oleh BI dan industri keuangan, tidak menu­tup kemungkinan ke depannya tarif BI-FAST bisa diturunkan dari tarif saat ini Rp 2.500 per transaksi.

“Yang pasti, saat ini masyarakat sangat enjoy dengan skema harga yang berlaku. Bahkan masyarakat lebih rela menunggu BI-FAST aktif lagi daripada memilih biaya transfer normal Rp 6.500,” kata Ryan.

Baca juga : Tim Singa Lakoni Laga Hidup Mati

Sebagai informasi, sejak di­rilis pertama kali pada Desem­ber 2021, BI- FAST mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Masyarakat bisa transfer uang dengan tarif Rp 2.500, jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya transfer konvensional yang Rp 6.500 per transaksi. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 27 Agustus 2024 dengan judul "BI: Ketidakstabilan Global Mulai Mereda, Investor Di Pasar Keuangan Domestik Mulai Menggeliat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.