Dark/Light Mode

Dijamin Makin Nyaman

Mulai Besok, KA Menoreh Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi

Sabtu, 31 Agustus 2024 16:27 WIB
KAI mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi, untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. (Foto: Humas KAI)
KAI mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi, untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. (Foto: Humas KAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA 225F (KA Menoreh relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Pasarsenen) dan KA 226F (KA Menoreh relasi Pasarsenen - Semarang Tawang Bank Jateng), mulai Minggu 1 September 2024.

Selain itu, KAI juga melakukan penggantian satu trainset kereta new generation untuk operasional KA Lodaya relasi Solo Balapan-Bandung pp. Sehingga, semua perjalanan KA Lodaya per 1 September 2024 sudah menggunakan kereta new generation.

 

Interior KA ekonomi new generation versi modifikasi. (Foto: Humas KAI)


VP Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk.

Baca juga : Sekolah Swasta Gratis Diperluas Ke Madrasah

Kursi pada kereta ekonomi new generation sudah berjenis captain seat, yang akan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan waktu tempuh panjang. Karena memiliki desain kursi yang ergonomis, dilengkapi fitur pengatur kemiringan (reclining), dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).

“Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman dan profil pelanggan,” kata Anne.

Modifikasi pada kereta ekonomi new generation versi modifikasi ini juga dilakukan pada interior kereta. Ada tambahan Public Information Display System (PIDS), yang dapat menampilkan jam dan suhu di dalam kabin kereta.

Interior kereta juga dimodifikasi menyerupai kereta eksekutif. Seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah, dengan sentuhan aksen kayu pada bagian jendela yang memberikan kesan klasik dan elegan.

Baca juga : Diresmikan Wapres, Taman Balekambang Diharapkan Kerek Ekonomi Kota Surakarta

Modifikasi juga dilakukan pada toilet, dengan penggunaan toilet duduk dilengkapi wastafel dan hand dryer.

Selain itu, juga tersedia tempat ibadah di kereta restorasi. Kereta Menoreh new generation merupakan hasil inovasi sarana yang dilakukan Balai Yasa Manggarai, tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Manggarai, Jakarta.

Sebelumnya, KAI telah meluncurkan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA Jaka Tingkir relasi Purwosari – Pasar Senen pp, KA Jayabaya relasi Pasarsenen – Malang pp, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng pp, KA Blambangan Ekspres relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang pp, KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan pp, KA Majapahit relasi Pasarsenen-Malang pp, dan KA Lodaya relasi Solo Balapan-Bandung pp.

Tahun 2024, KAI menargetkan untuk mengubah 60 kereta ekonomi kursi tegak berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi.

Baca juga : Arsan Makarin Janji Akan Kembali Ke Pangkuan Persib

Hingga 30 Agustus 2024, sudah terdapat sebanyak 42 kereta yang telah dimodifikasi. Sebanyak 52 kereta lainnya akan menyusul untuk dimodifikasi serupa pada tahun 2025.

"KAI akan terus meningkatkan kenyamanan kereta api. Harapannya, minat masyarakat menggunakan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu akan semakin besar," tutup Anne. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.