Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gapensi Jabar: Ada Pilkada, Sektor Konstruksi Tetap Tumbuh
Jumat, 6 September 2024 13:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Barat, TB Nasrul Ibnu HR meyakini, pelaksanaan Pilkada serentak 2024 tidak akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan sektor konstruksi di Jawa Barat.
Menurutnya, sektor konstruksi memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi, terutama dalam pemerintahan Prabowo Subianto yang fokus pada pembangunan infrastruktur.
"Tidak pengaruh dengan adanya pilkada, pembangunan itu tidak terhenti. Bahkan menjelang akhir tahun banyak infrastruktur yang masih dikerjakan untuk realisasi target pembangunan," ujar Nasrul, Kamis (5/9/2024).
Dia menyampaikan, BPD Gapensi Jawa Barat akan mendukung kandidat kepala daerah terpilih, baik tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota dalam menjalankan program pembangunan.
Nasrul berharap, kandidat gubernur Jawa Barat terpilih memiliki keberpihakan terhadap keberlanjutan pembangunan di sektor konstruksi, seperti jalan, irigasi bangunan, hingga gedung.
Dia berharap 30-40 persen anggaran di Provinsi Jawa Barat yang mencapai total Rp 40 triliun digunakan untuk infrastruktur.
“Dengan 40 persen atau sekitar Rp 16 triliun untuk infrastruktur akan memacu akselerasi ekonomi di Jawa Barat,” ucap Nasrul.
Dia juga optimis dengan potensi besar yang dimiliki Jawa Barat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga : Gapensi Optimistis Pertumbuhan Sektor Konstruksi Terjaga saat Pilkada Serentak
“Jawa Barat memiliki berbagai keunggulan yang mendukung potensi ekonominya, seperti letak geografis yang strategis, sumber daya alam yang melimpah, serta infrastruktur yang terus berkembang,” tuturnya.
Nasrul menilai, dengan berbagai keunggulan dan potensi yang ada, Jawa Barat memiliki kapasitas untuk menjadi penggerak utama ekonomi Indonesia.
“Kami yakin, meskipun di tengah pilkada, sektor konstruksi dan ekonomi akan terus berkembang pesat,” lanjut Nasrul.
Di antara potensi ekonomi yang dimiliki Jawa Barat, Nasrul menyebutkan sektor industri yang kuat, potensi pariwisata yang menjanjikan, serta keberadaan kawasan industri dan perdagangan yang strategis.
Dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang ada, termasuk pelabuhan dan bandara internasional, Jawa Barat berpotensi besar untuk menarik investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Menurut Nasrul, dukungan terhadap sektor konstruksi sangat penting, karena sektor ini berperan dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung berbagai sektor ekonomi lainnya.
Ia juga percaya bahwa fokus pemerintahan pada pembangunan infrastruktur akan memperkuat basis ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Jawa Barat.
Semangat dan fokus pada pembangunan infrastruktur harus terus didorong, karena ini adalah kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : Jalani Tes Kesehatan, Kang Emil Ngaku Banyakin Konsumsi "Vitamin D"
“Kami berharap, dalam periode pilkada ini, semua pihak dapat menjaga kestabilan dan terus bekerja sama demi kemajuan Jawa Barat,” tambah Nasrul.
Nasrul menyampaikan, pengembangan infrastruktur ini sejalan dengan amanat dalam Perpres nomor 87 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan kawasan Rebana dan kawasan Jawa Barat bagian selatan.
Kawasan Rebana merupakan wilayah di Bagian Utara dan Timur Provinsi Jawa Barat yang meliputi tujuh daerah kabupaten/kota.
Yaitu, Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon.
Sedangkan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan (Jabarsel) meliputi enam kabupaten, yaitu Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.
"Gapensi berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Jabar bagian selatan dan pembangunan kawasan Rebana, termasuk kawasan di Patimban," ungkap Nasrul.
Dengan keyakinan ini, Nasrul berharap bahwa pelaksanaan Pilkada serentak tidak hanya akan memperkuat demokrasi, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
"BPD Gapensi aka mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur seperti PSN Patimban," ucap Nasrul.
Baca juga : Bala Gibran Panaskan Mesin Sambut Pilkada Serentak 2024
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi Andi Rukman Karumpa mendukung komitmen BPD Jawa Barat dalam mendukung pemda meningkatkan sektor konstruksi.
Andi menyebut, hal ini merupakan tekad dari seluruh keluarga besar Gapensi di tingkat pusat hingga daerah dalam menyukseskan program pemerintah.
Andi menyampaikan, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data Databoks, pada Desember 2023, jumlah penduduk Jawa Barat mencapai 49,9 juta jiwa, atau 17,78 persen dari total penduduk Indonesia.
"Tak hanya banyak dari segi jumlah penduduk, Jawa Barat punya potensi besar menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia," tandas Andi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya