Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prospek Bisnis Terus Positif
IPO Holding Mind ID Tunggu Arahan Kementerian BUMN
Minggu, 22 September 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
“Volume ini tumbuh 26,8 persen dari periode sama pada 2023 di level 735 juta pound,” katanya.
Tidak hanya itu, PTFI juga turut meningkatkan produksi emas pada paruh pertama tahun ini, yakni 982.000 ounces, naik 11,46 persen dibandingkan dengan capaian pada semester I-2023.
Lalu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga membukukan pertumbuhan kinerja operasional dengan memproduksi 34.775 ton nikel dalam matte.
Realisasi ini tumbuh 3 persen dibandingkan dengan periode sama 2023 yakni 33.691 ton.
Baca juga : Maksimalkan BLK Untuk Lapangan Pekerjaan Baru
“Realisasi ini didukung oleh peningkatan produktivitas tanur dan durasi pemeliharaan yang singkat,” ungkapnya.
Hendi menuturkan, Mind ID terus berupaya meningkatkan kinerja, khususnya dengan mengendalikan biaya operasi hingga struktur biaya produksi.
Langkah ini diambil untuk menjaga kinerja positif yang diraih sejak beberapa tahun terakhir.
“Kami terus berupaya menjaga kinerja perseroan dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, sehingga menciptakan efisiensi operasional perusahaan,” ucapnya.
Baca juga : Inter Vs AC Milan, Penentuan Nasib Fonseca
Menanggapi wacana IPO anggota holding Mind ID, Analis saham BUMN sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat mengatakan, IPO bisa menjadi opsi penggalangan dana eksternal yang tepat. Sebab, langkah tersebut tidak menambah beban liabilitas Mind ID.
“Misalnya Inalum IPO, mereka ini perusahaan besar. Sungguh ini akan menjadi kabar baik bagi bursa,” ujar Teguh kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (21/9/2024).
Termasuk, kata Teguh, kinerja keuangan Vale Indonesia yang tumbuh positif, bisa dipastikan bisa menjadi angin segar bagi para pelaku pasar.
“Bisnis pertambangan sedang naik daun. Prospek bisnis mineral anak perusahaan Mind ID punya outlook positif. Jika IPO menjadi salah satu rencana, usaha ini sudah tepat,” katanya.
Baca juga : Badminton China Open 2024, Merah-Putih Nihil Gelar
Meski opsi IPO belum terjadi dalam waktu dekat, Teguh memakluminya. Mengingat kondisi ekonomi global serta wait and see jelang Pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Oktober mendatang.
“Yang pasti, rencana IPO bisa menjadi sinyal positif ke depan, mampu memperkuat investasi dan bisnis Mind ID di pemerintahan selanjutnya,” pungkas Teguh. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 22 September 2024 dengan judul "Prospek Bisnis Terus Positif, IPO Holding Mind ID Tunggu Arahan Kementerian BUMN"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya