Dark/Light Mode

Dukung Hilirisasi Tembaga untuk Ekosistem Baterai Nasional

IBC Teken Kerja Sama dengan Nuode dan Sinoron dari China

Rabu, 2 Oktober 2024 10:35 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - IBC sebagai Perusahaan investment holding dalam pengembangan new energy materials melalui pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan baterai energy storage system secara terintegrasi, telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Nuode Investment CO., Ltd (Nuode) dan China Hualong International Construction Corporation (SINORON).

Kerja sama ini merupakan inisiatif strategis IBC dalam mendorong program hilirisasi tembaga bersinergi dengan Grup MIND ID, terutama dalam hal penggunaan katoda tembaga sebagai bahan baku dari Lembaran Tembaga (Copper Foil) untuk anoda baterai dan PCB elektronik.

Salah satu mitra IBC dalam rencana kerja sama ini adalah Nuode, salah satu produsen copper foil terbesar di dunia.

Lingkup kerja sama dalam MoU ini meliputi studi bersama terkait dengan potensi pasar dari Copper Foil untuk Baterai Lithium-ion dan PCB.

Baca juga : Dukung Ekosistem Wisata Nasional, Pelita Air Buka Rute Jakarta-Lombok

Kemudian, penjajakan pasokan Katoda Tembaga dan Asam Sulfat, serta penjajakan rencana investasi pembentukan JV Copper Foil Untuk Baterai dan Elektronik PCB.

Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia Toto Nugroho mengaku sangat mendukung inisiatif ini. Dia menyebut, rencana kerja sama ini merupakan upaya IBC dalam mengembangkan ekosistem new energy materials untuk baterai, yaitu copper foil yang merupakan salah satu komponen penting dalam anoda baterai.

“Diharapkan bahan baku dari copper foil, yaitu katoda tembaga dapat disuplai oleh smelter PT Freeport Indonesia yang baru saja diresmikan oleh Bapak Presiden RI pada tanggal 23 September 2024,” ujar Toto, Rabu (2/10/2024).

Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha PT Industri Baterai Indonesia, Jeffrie N. Korompis menyampaikan, rencana kerja sama IBC dengan Nuode ini merupakan salah satu strategi onshoring IBC untuk mengembangkan ekosistem baterai nasional.

Baca juga : Dukung Perhutanan Sosial, Pertamina Teken 13 Perjanjian Kerja Sama Baru

“Sehingga Indonesia bisa menjadi production hub untuk industri baterai global, yang dapat mensuplai produk baterai maupun komponen baterai ke EU, US, dan Asia,” ucapnya.

Chairman dari Nuode, Chen Lizhi menyampaikan, Indonesia akan menjadi pusat pengembangan pasar Nuode di kawasan ASEAN, dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya mineral, yaitu tembaga.

“Kami sangat senang menjadi bagian dari upaya IBC untuk mengembangkan ekosistem new energy materials untuk baterai,” ungkap Chen.

Direktur Komersial SINORON, Chris Chan menyatakan, proyek copper foil ini adalah upaya berkelanjutan dari Konsorsium Fulcrum untuk membawa perusahaan-perusahaan terkemuka dari China ke Indonesia.

Baca juga : Di AZEC Ministerial Meeting, Pertamina Kerja Sama Dengan Perusahaan Jepang

“Untuk mendukung IBC dalam mengembangkan new energy materials melalui ekosistem terintegrasi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.