Dark/Light Mode

Resmi Dikenalkan, IX Indobursa Exchange Siap Jadi Referensi Harga CPO

Jumat, 4 Oktober 2024 22:58 WIB
Peluncuran IX Indobursa Exchange. (Foto: Ist)
Peluncuran IX Indobursa Exchange. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - IX Indobursa Exchange dengan bangga memperkenalkan bursa komoditas baru yang berfokus pada perdagangan komoditas strategis di Indonesia, terutama sebagai referensi harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO).

Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, Indonesia memerlukan tata kelola dan mekanisme perdagangan yang efisien. Kehadiran IX Indobursa Exchange diharapkan dapat mendukung transparansi dan efektivitas dalam perdagangan komoditas strategis di Indonesia, khususnya kelapa sawit.

Acara perkenalan IX Indobursa Exchange diselenggarakan untuk memperkenalkan bursa komoditas ini kepada para pemangku kepentingan, serta menyoroti potensi perdagangan komoditas yang lebih transparan, teratur, dan efektif. 

Baca juga : Jokowi Resmikan Smelter Bauksit, Indonesia Makin Mantap Jadi Negara Industri

Bursa ini merupakan bursa berjangka komoditas independen yang dimiliki oleh pelaku komoditas fisik, dengan kerja sama PT Kliring Berjangka Indonesia, anak usaha BUMN Danareksa Holding, untuk proses kliring dan penyelesaian transaksi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama IX Indobursa Exchange, Agung Rihayanto, mengungkapkan, IX Indobursa Exchange dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi perdagangan komoditas strategis di Indonesia, khususnya CPO. “Kami berharap bursa ini dapat menjadi referensi harga yang kredibel serta solusi dalam tata kelola perdagangan komoditas yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN), M. Arsjad Rasjid menyampaikan selamat atas peluncuran bursa ini. Ia menekankan,peran penting Indonesia sebagai negara kaya komoditas yang harus bersaing di pasar global. 

Baca juga : Pelindo Kenalkan Dunia Kepelabuhanan Ke Siswa SMK Pelayaran

“IX Indobursa Exchange diharapkan dapat menjadi platform yang efisien dan transparan, memfasilitasi price discovery untuk komoditas strategis seperti pertanian, perkebunan, dan energi, demi mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen serta mewujudkan Indonesia Emas pada 2045,” jelas Arsjad.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto mengapresiasi, kehadiran IX Indobursa Exchange sebagai langkah penting menuju transparansi dan efisiensi dalam perdagangan komoditas, terutama kelapa sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Ia optimistis, kehadiran bursa ini akan membawa perkembangan signifikan dalam pengelolaan pasar komoditas yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Dr. Ir. Kasan menegaskan, pengenalan IX Indobursa Exchange merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen CPO terbesar dunia. Pemerintah, lanjutnya, akan terus berupaya menciptakan referensi harga yang transparan dan kredibel guna mendukung posisi Indonesia di pasar komoditas global.

Baca juga : Resmi Dibuka, Indonesia Toys Paradise Gandeng UMKM Besarkan Industri Mainan Anak

IX Indobursa Exchange juga mengusung konsep kolaborasi sehat dengan berbagai pihak di industri kelapa sawit, mulai dari petani kecil hingga perusahaan besar. Bursa ini bertujuan menyediakan pasar yang terbuka bagi semua, sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi perdagangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.