Dark/Light Mode

Jokowi Resmikan Smelter Bauksit, Indonesia Makin Mantap Jadi Negara Industri

Selasa, 24 September 2024 13:35 WIB
Presiden Jokowi saat meresmikan fasilitas injeksi bauksit perdana di Indonesia, yakni Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia di Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9). Foto: Tangkap layar YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat meresmikan fasilitas injeksi bauksit perdana di Indonesia, yakni Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia di Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9). Foto: Tangkap layar YouTube/ Sekretariat Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meresmikan fasilitas injeksi bauksit perdana di Indonesia, yakni Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia di Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9).

Menurutnya, keberadaan infrastruktur pendukung hilirisasi sumber daya alam ini merupakan penanda bagi Indonesia yang mulai memasuki babak baru sebagai negara industri.

"Ini merupakan jejak-jejak industrialisasi, dimulainya industrialisasi di negara kita Indonesia," ujar Jokowi dalam sambutannya, Selasa (24/9).

Baca juga : Resmikan 3 Smelter Berturut-turut, Jokowi Cetak Sejarah Sebelum Lengser

Presiden menekankan, proyek ini merupakan bagian dari upaya hilirisasi sumber daya alam yang tengah digenjot pemerintah. 

Fasilitas smelter seperti yang dibangun di Mempawah, tambah Jokowi, menjadi bukti nyata dari transformasi tersebut. Sebelumnya, pemerintah juga telah meresmikan smelter tembaga PT Amman Mineral di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Kemarin, kita juga telah memulai untuk produksi tembaga di Sumbawa, PT Amman, senilai Rp 21 triliun," jelasnya.

Baca juga : Dubes Ukraina Untuk Indonesia Vasyl Hamianin Senang Bisa Menggelar Movie Days

Smelter PT Amman Mineral yang dibangun di atas lahan 272 hektare memiliki kapasitas pengolahan 900 ribu ton konsentrat tembaga per tahun. 

Hasil produksi berupa katoda tembaga berkualitas tinggi, dengan kemurnian mencapai 99,99 persen, yang kemudian akan digunakan untuk berbagai industri manufaktur.

Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah menggenjot pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur, oleh PT Freeport Indonesia. Fasilitas tersebut disebut-sebut sebagai salah satu smelter terbesar di Asia, dengan total investasi mencapai Rp 56 triliun. Smelter ini akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga dari Papua setiap tahunnya. 

Baca juga : Resmikan Smelter Freeport, Jokowi: Penerimaan Negaranya Kira-kira Rp 80 T

"Kontribusinya ke pendapatan negara sangat besar, bisa sampai Rp 80 triliun dari dividen, pajak, royalti, hingga pajak ekspor," kata Jokowi.

Dengan semua pembangunan ini, Presiden optimistis Indonesia akan makin kuat dalam rantai pasokan global, terutama melalui hilirisasi sumber daya alam. Fasilitas smelter yang dibangun, menurutnya, adalah kunci untuk menciptakan nilai tambah yang tinggi bagi ekonomi nasional.

Proyek PT Borneo Alumina Indonesia yang baru diresmikan ini berkapasitas produksi alumina hingga 1 juta ton per tahun, dengan nilai investasi mencapai Rp 16 triliun. Proyek ini menjadi penghubung antara tambang bauksit di Kalimantan Barat dengan smelter aluminium di Sumatera Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.