Dark/Light Mode

Jangan Ketergantungan Impor

Prabowo: Swasembada Pangan Harus Terwujud

Minggu, 27 Oktober 2024 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pertamanya di hadapan Sidang Paripurna MPR RI usai dilantik menjadi Presiden periode 2024-2029, di Gedung Nusantara MPR-DPD-DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024) pagi. (Foto: Humas Setkab/Rahmat)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pertamanya di hadapan Sidang Paripurna MPR RI usai dilantik menjadi Presiden periode 2024-2029, di Gedung Nusantara MPR-DPD-DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024) pagi. (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

 Sebelumnya 
Dia juga sedang mengkaji ke­mungkinan pembukaan lumbung pangan berdasarkan klaster. Misalnya, cengkeh dan cokelat di Sulawesi; kopi, lada, dan kelapa di Sumatera.

“Jadi, bukan hanya beras, tidak hanya gula, tidak hanya jagung, tetapi juga komoditas protein,” ujarnya.

Koordinator Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah optimistis target Prabowo membawa Indonesia swasembada pangan dalam lima tahun ke depan bisa tercapai, asalkan Pemerintah menerapkan strategi yang tepat.

Selain itu, visi besar Prabowo ini juga harus mampu dijalankan oleh para pembantunya, khusus­nya menteri yang membidangi masalah pangan.

Baca juga : DPRD Usul Akses Masuk Ke Pantai Ancol Gratis

“Namun dalam ukuran yang realistis, untuk swasembada semua komoditas pangan, tentu butuh waktu yang lebih dari lima tahun,” kata Said kepada Rakyat Merdeka, Jumat (25/10/2024).

Menurut Said, setidaknya ada 6 hal yang harus dilakukan Pemerintah agar target swase­mbada pangan cepat terealisasi. Pertama, Pemerintah perlu me­mastikan keberadaan lahan per­tanian yang sekarang ada.

“Pasalnya, sepuluh tahun terakhir Pemerintah tidak bisa menghentikan konversi lahan pertanian menjadi pabrik indus­tri,” ujarnya.

Kedua, penguatan infrastruk­tur harus dilakukan agar sarana produksi bisa diakses petani se­cara merata di seluruh Indonesia.

Baca juga : Laga Gengsi, Duel Duo Thuram

Ketiga, Research and Development (R&D) terkait teknologi pertanian yang tepat guna harus terus dikembangkan. Untuk itu, badan riset perlu di­perkuat dengan alokasi anggaran yang memadai.

Keempat, bauran dan penera­pan teknologi oleh petani juga harus ditingkatkan sejak tahun pertama Pemerintahan.

Kelima, pendampingan dan peningkatan kapasitas petani ditingkatkan berkala. Keenam, di­lakukan penataan pasar dan harga yang menguntungkan petani.

“Dengan begitu, ada semangat dari petani untuk mendorong peningkatan produksi komoditas pangan,” ujarnya. NOV

Baca juga : Pertandingan Basket NBA, Warriors Tumbangkan Jazz

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Minggu, 27 Oktober 2024 dengan judul "Jangan Ketergantungan Impor, Prabowo: Swasembada Pangan Harus Terwujud"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.