Dark/Light Mode

Muluskan Program Hilirisasi Dan Swasembada Pangan

Erick Dan Dudy Sinergi Tekan Biaya Logistik

Rabu, 30 Oktober 2024 07:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, usai menggelar rapat membahas upaya menekan biaya logistik di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (29/10/2024). Foto: HUMAS KBUMN
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, usai menggelar rapat membahas upaya menekan biaya logistik di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (29/10/2024). Foto: HUMAS KBUMN

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meningkatkan sinergi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menekan biaya logistik. Langkah ini sangat penting karena salah satu kunci menyukseskan program swasembada pangan dan hilirisasi.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, upaya penurunan biaya logistik merupakan bagian dalam mendukung program swasembada pangan, energi dan hilirisasi, yang menjadi program utama Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, sejauh ini Indonesia sudah mampu menekan biaya logistik hingga 13-14 persen. Tapi angka itu masih tergolong tinggi jika dibandingkan negara-negara lain.

“Karena itu, sesuai arahan Presiden Prabowo, maka saya melanjutkan koordinasi dengan Menteri Pehubungan Dudy Purwagandhi, agar biaya itu bisa ditekan lagi,” ujar Erick di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Baca juga : Kemenperin Dorong Kemandirian Energi

Erick menerangkan, dengan kemajuan yang dicapai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang transportasi, seperti Injourney Airports, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, hingga PT Jasa Marga (Persero) Tbk, pihaknya optimistis, biaya logistik nasional bisa terus dikurangi secara bertahap.

Selain itu, pihaknya ingin meningkatkan integrasi moda transportasi dan infrastruktur pendukungnya.

“Sehingga mampu meningkatkan pelayanan dan meningkatkan kunjungan, baik wisatawan lokal maupun international,” ucapnya.

Sementara, menjelang liburan akhir tahun 2024, Erick yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu menyatakan, Kementerian BUMN dan Kemenhub memiliki best practise untuk mengantisipasi lonjakan wisata di libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga : TPST Bantargebang Nyaris Over Kapasitas

“Kini tinggal memperbaiki hal-hal kecil, seperti kebersihan, kelancaran dan ketertiban, sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan,” katanya.

Menurut jebolan National University, California, Amerika Serikat itu, hal-hal tersebut yang perlu terus diantisipasi. Sementara terkait infrastruktur, dia menilai sudah lebih siap dan rapi. Sehingga masyarakat bisa berlibur dengan lancar dan nyaman.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam pertemuannya dengan Menteri Perhubungan, kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan terus memangkas praktik-praktik pemborosan dan korupsi di sektor transportasi.

“Sehingga pelayanan terhadap masyarakat atau pengguna jasa transportasi tetap optimal,” jelasnya.

Baca juga : Manchester United Vs Leicester City, Momentum ‘Setan Merah’ Keluar Dari Krisis

Terpisah, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, dalam menuju Indonesia Emas 2045, transportasi sebaiknya dijadikan kebutuhan dasar. Seperti pangan, sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.