Dark/Light Mode

BSI Fasilitasi UMKM Unggulan Go Global

Jumat, 8 November 2024 18:50 WIB
BSI memfasilitasi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terpilih masuk ke kancah global. (Foto: Dok. BSI)
BSI memfasilitasi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terpilih masuk ke kancah global. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk  atau BSI memfasilitasi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terpilih, untuk masuk ke kancah global melalui kesempatan mengikuti business matching, business deal dan pendampingan usaha, melalui empat BSI UMKM Center yang dimiliki BSI yang berlokasi di Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

“BSI konsisten mendukung para UMKM naik kelas dan siap bersaing di kancah nasional dan global. Baik dari sisi prospek usaha, kualitas produk, pemasaran, permodalan dan juga dari sisi akses pasar agar bisa masuk dan bersaing di nasional dan global,” ungkap Direktur Treasury & International Banking BSI Ari Rizaldi di Jakarta, Jumat (8/11/2024).

Ari mengatakan, BSI membuka kesempatan luas bagi para UMKM yang lolos secara kurasi produk dan kompeten untuk difasilitasi bertemu dengan standby buyer dari sejumlah negara, sehingga produknya bersaing di kancah global.

Salah satunya, dengan menggunakan LC/Letter of Credit usaha. Hal ini terus dilakukan BSI secara kontinu, guna meningkatkan UMKM naik kelas dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar.

Baca juga : BSI Perluas Remittance Hingga Ke 12 Negara

“UMKM menjadi segmen penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

BSI sambung Ari, turut memfasilitasi UMKM go global melalui kesiapan untuk akses permodalan syariah untuk percepatan produksi dalam pemenuhan kebutuhan buyers sehingga business chain usaha akan terus berjalan baik dari sisi bahan baku, SDM karyawan maupun penjaminan pembayaran lewat LC/Letter of Credit.

Hingga September 2024, penyaluran pembiayaan SME dan Mikro BSI mencapai Rp 40,11 triliun tumbuh 13,06 persen secara year on year (yoy) dengan jumlah nasabah lebih dari 340 ribu orang.

Potensi ini terus meningkat seiring dengan jumlah customer based  BSI mencapai 21 juta.

Baca juga : PNM Fasilitasi Pertukaran Ilmu Global, Bahas Social Re-Engineering

Salah satunya, BSI telah memfasilitasi business deal UMKM binaan bernama Sweet Sundae yang merupakan salah satu binaan BSI UMKM Center Yogyakarta.

Sweet Sundae adalah perusahaan yang memproduksi produk olahan susu yang berasal dari peternak sapi perah lokal Indonesia dimulai dari 2008 dengan pembinaan peternak sehingga ke depan, Sweet Sundae berharap akan bisa mendukung swasembada susu Indonesia.

CEO Sweet Sundae Andromeda Sindoro mengatakan, sejak mengenal BSI pada 2019, pihaknya berkesempatan menjadi salah satu pemenang Talenta Wirausaha.

Hingga saat ini BSI telah membantu dan memfasilitasi usaha Sweet Sundae untuk berkesempatan mendapat buyers dari luar negeri.

Baca juga : Survei LKPI: Elektabilitas Muhibbin-Elim Ungguli Bambang-Bayu Di Pilkada Blitar

“Alhamdulillah Sweet Sundae mendapat kesempatan penjualan ke negara Bahrain dan Dubai dengan nilai kontrak mencapai 55,353 dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp9 miliar pada pengiriman pertama,” ungkap Andromeda.

Kesempatan tersebut terjadi saat MOU antara sweet sundae dgn expert global stuff LLC dengan nilai 664,236 dolar AS (year one), dengan nilai sales contract pengiriman pertama senilai 55,353 dolar AS FOB Tanjung Mas Port pada desember mendatang.

“Kami sangat terbantu karena ada fasilitas LC, yang dapat dikerjasamakan dengan BSI dan mempermudah prosesnya ekspor ke sejumlah negara,” pungkas Andromeda.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.