Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resmi Diluncurkan, SuperApp Byond BSI Siap Bersaing Di Tingkat Global
Sabtu, 9 November 2024 19:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI resmi me-launching SuperApp-nya Byond by BSI.
Peluncuran SuperApp tersebut diharapkan semakin mendorong BSI menjadi penggerak utama pertumbuhan perbankan syariah di Tanah Air.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sejak 3,5 tahun BSI berdiri, muncul stigma perbankan syariah yang dinilai sulit bersaing karena memiliki pricing yang tinggi. Bahkan dinilai rentan karena tak memiliki framework risk mangement hingga teknologi digital dengan perbankan konvensional.
“Melalui peluncuran SuperApp ini, kami berusaha keras membalikkan itu (stigma tersebut), dan mempersembahkan SuperApp Byond by BSI,” kata Hery dalam acara grand launching Byond by BSI di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Dijelaskan Hery, Byond memiliki konsep Beyond Banking sesuai dengan value proposition BSI menjadi sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual yang terintegrasi bagi nasabah.
Baca juga : Presiden Titahkan Nusron Bereskan Pengelolaan Tanah Negara
Hari ini BSI, kata Hery, menjadi best middle size bank di Indonesia dan menjadi bank terbesar nomor 9 Top Islamic Bank berdasarkan market capitalization per September yang tumbuh baik. Dan memiliki pertumbuhan profit yang tinggi di atas 21 persen, dan rasio Non Performing Financing (NPF) di bawah 2 persen hingga Cost of Credit di bawah 1 persen.
“Ini menjadi wujud BSI membantu dan mendukung energi baru sebagai penggerak ekonomi syariah Indonesia,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir turut mengapresiasi pertumbuhan bisnis hingga diluncurkannya SuperApp Byond.
“BSI secara market berada di nomor 9 terbesar di dunia Islamic Banking. Dulu di rangking 12. Stigma bank syariah ketinggalan atau old school bisa dibantah oleh BSI. Potensi BSI menuju ke rangking 7 hingga 5 sebuah realita yang masih bisa diraih BSI,” ujarnya.
Ke depan Erick berharap, BSI memberikan solusi ke nasabah terutama di bisnis umrah dan haji.
Baca juga : Perindo Luncurkan Skuad Baru Tingkat Pusat
“Sekarang kami juga sedang nunggu lisensi untuk pendirian kantor cabang BSI di Arab Saudi. Diharapkan lisensi tersebut bisa mengatasi masalah isu data untuk umrah maupun haji yang terus disinergikan,” ujar Erick.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan, OJK sedang menyusun berbagai roadmap, yang salah satunya pengembangan perbankan syariah. Di dalamnya mencakup sumber daya manusia,, digitalisasi, governance dan lainnya.
“BSI mampu me-lead ini dengan baik. Terutama terkait implementasi super app, yang bisa dikatakan men-define persaingan perbankan syariah di masa depan,” katanya.
Dian berharap, ke depan kinerja BSI semakin meningkat. Secara umum hingga September 2024 market share perbankan syariah sebesar 7,44 persen dari total aset perbankan nasional.
“Angka ini sedang growing tapi memang masih kecil. Tetapi aset meningkat di level 10,56 persen sebesar Rp 919,83 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga di perbankan syariah tumbuh sebesar 12,03 persen year to year (yoy) menjadi Rp 714,34 triliun dan pembiayaan tumbuh 11,40 persen,” rincinya.
Baca juga : 3 Macan Kemayoran Muda Siap Adaptasi Di Timnas U-20
Dian menegaskan, pihaknya menyambut upaya yang dilakukan oleh Kementerian BUMN dengan jajaran pengurus perbankan syariah dalam meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan daya saing di berbagai hal.
“Ke depan, harapan kami melihat perbankan syariah berkembang lebih besar. Dan diharapkan tak hanya BSI yang besar, tetapi bank syariah lainnya juga bisa sebesar BSI dan mampu berkontirbusi lebih besar lagi,” ujar Dian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya