Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Rupiah pagi ini di buka Rp 15.745 per dolar AS. Rupiah melemah 0,35 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin, Rp 15.690 per dolar AS.
Tidak hanya rupiah, mata uang Asia juga melemah. Untuk baht Thailand melemah 0,52 persen, yuan China melemah 0,12 persen, peso Filipina melemah 0,31 persen, won Korea melemah 0,05 persen, dan yen Jepang melemah 0,15 persen.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Menguat Ke Level Rp 15.651
Mata uang negara maju juga melemah. Euro melemah 0,09 persen, poundsterling melemah 0,09 persen.
Pengamat Mata Uang, Lukman Leong memperkirakan, rupiah melemah karena kekhawatiran investor terhadap rencana kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melesat Ke Rp 15.632
Lukman menuturkan pengaruh kebijakan tarif Trump lebih ke global, terutama ke China yang mungkin akan terdampak tarif yang lebih agresif. Selain itu, lanjut dia, investor menantikan data penjualan ritel Indonesia siang ini.
Ia memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 15.650 per dolar AS sampai dengan Rp 15.800 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya