Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Didukung Pemerintah, ICIIS 2024 Sukses Hadirkan 600 Peserta
Senin, 18 November 2024 15:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gelaran Chemical Industry Invesment Summit (ICIIS) acara investasi industri kimia di Indonesia 2024 mendapat apresiasi publik secara luas.
Buktinya, sekitar 600 perusahaan dan pengusaha yang di bidang industri kimia terlibat dalam acara yang digelar di Pullman Central Park Jakarta pada Senin (18/11).
Menurut Ketua panitia acara, Lina sekaligus juga perwakilan dari PT Shan Hai Map, sebuah perusahaan yang mempertemukan pengusaha dan perusahaan Tiongkok di Indonesia, gelaran ini juga mengundang berbagi perusahaan, asing maupun perusahaan lokal serta sejumlah pengusaha ternama.
"Pertemuan puncak ini telah menarik perhatian luas dari kalangan pengusaha dan perusahaan China serta Indonesia. Pertemuan puncak ini digelar oleh PT Shan Hai Map yang didukung oleh China Unicom," jelas Lina dalam keterangannya, Senin (18/11).
Baca juga : Berantas Judol, Pemerintah Kerahkan Semua Kekuatan
Beberapa perusahaan-perusahaanyang berpartisipasi, di antaranya Pupuk Indonesia, China National Chemical Engineering Sixth Construction, Nanjing Steel Group, Sedin Engineering, Amer Technology Indonesia, Haitian International Holdings Limited.
Hadir juga Yonyou Network Indonesia, Bank of China, Hiwork Teknologi Indonesia, Warom, Yongjiang Environmental Engineering of Shanghai, Yard Zeal, Bojonegara Industrial Park, JIIPE Industrial Park, Spark Space, Golden Chemical serta Chacha Kuaci Indonesia.
Pertemuan puncak ini menruut Lina, menjadi wadah membahas peluang investasi, perkembangan teknologi serta regulasi yang mendukung pertumbuhan sektor kimia di Indonesia.
Dengan beragam sesi seminar dan pameran, peserta mendapat wawasan mendalam mengenai inovasi dan potensi yang bisa dijajaki dalam industri kimia.
Baca juga : Dukung Pemberdayaan Disabilitas, Pj Teguh Resmikan Cafe Difabis Di Balaikota
Dukungan pemerintah menjadi landasan penting dalam memfasilitasi berbagai inisiatif, mempercepat aliran investasi serta mendorong Indonesia sebagai pusat industri kimia di Asia Tenggara.
"Dengan keberhasilan acara ini, Shan Hai Map optimis bahwa iklim investasi dan kolaborasi antara Indonesia dan China akan semakin kuat. Diharapkan pertemuan puncak ini dapat membuka berbagai peluang baru yang menguntungkan bagi pertumbuhan industri kimia dan mendorong inovasi yang berkelanjutan di Indonesia," papar Lina menambahkan.
Pada kesempatan yang sama perwakilan dari PT Pupuk Indonesia - Erlangga Rismantojo juga mengapresiasi gelaran ICIIS 2024.
"Pertemuan puncak ini sebagai peluang untuk memperluas kerja sama terutama dengan perusahaan global seperti China National Chemical Engineering dan Sedin Engineering. Pertemuan puncak ini tidak hanya mempromosikan kerja sama lintas negara tetapi juga diharapkan mampu menjadikan industri kimia sebagai pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi dan inovasi global yang lebih hijau dan berkelanjutan," tandas Erlangga.
Baca juga : Perkuat Pasar Indonesia, Speed Queen Hadirkan Inovasi Laundry Terbaru
Pertemuan ini bagi Erlangga menjadi langkah penting dalam membangun jaringan kerja sama internasional yang mendorong inovasi dan mendukung iklim investasi yang lebih kompetitif.
Pertemuan ini juga sekaligus mengangkat potensi industri kimia sebagai penggerak utama ekonomi masa depan.
ICIIS 2024 jelas Lina juga dihadiri oleh Ketua Komite Tetap Bidang Pengelolaan, Pengarsipan dan Pengembangan Data KADIN Jakarta Barat - Tri Handoko Hermawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya