Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan dukungannya ke Pemerintah meskipun tak masuk dalam kabinet. Namun, Paloh berpesan kepada seluruh kader NasDem untuk tetap gunakan kewarasan. NasDem akan tetap memberikan kritik bila ada kebijakan Pemerintah yang dianggap kurang baik.
Pernyataan itu, disampaikan Paloh di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 sekaligus Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) NasDem, di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta, Senin (11/11/2024). Acara tersebut hanya dihadiri internal kader NasDem, tanpa mengundang perwakilan dari Pemerintah maupun partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
HUT dan Rapimnas NasDem diawali dengan kemunculan Paloh di lapangan ABN untuk memimpin apel siaga. Paloh didampingi Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustofa. Keduanya kompak mengenakan kemaja putih dipadukan jas berwarna biru legam, khas partai yang resmi terbentuk pada 26 Juli 2011 itu. Atribut yang digunakan Paloh kian lengkap dengan baret berwarna sepadan seperti jas yang digunakannya.
Sebelum menyampaikan pidato politiknya, Paloh terlebih dahulu melakukan pemotongan tumpeng. Lalu, politisi dengan brewok lebat itu, naik ke podium untuk memberikan pidato sekaligus arahan terhadap seluruh kader NasDem.
Baca juga : Tiba Di Humbang Hasundutan, Kaesang Blusukan Ke Pasar
Dalam pidatonya, Paloh menegaskan posisi Partai NasDem saat ini di era Presiden Prabowo Subianto. Kata dia, NasDem sudah memutuskan mendukung pemerintahan Prabowo. Meskipun tidak ada kader yang masuk dalam Kabinet Merah Putih (KMP), Paloh memastikan NasDem tetap mendukung kebijakan Pemerintah.
Meski demikian, ditegaskan Paloh, dukungan NasDem terhadap Prabowo dijalankan secara rasional. Komitmen partai tetap yang paling utama. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh kader NasDem agar menjaga kesadaran positioning partai.
"Satu hal yang saya ingatkan, jangan pernah menghilangkan komitmen untuk menjaga kesadaran pikiran-pikiran waras yang ada pada diri kita," tegas Paloh, me-warning.
Bos Media Group ini menilai, NasDem perlu membangun kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam membangun bangsa. Gotong royong dalam upaya menatap bangsa supaya lebih maju, adalah hal mutlak.
Baca juga : Kasus Judol Pegawai Komdigi, Polda Metro Jaya Tetapkan 18 Tersangka, 1 Buron
"Bangun kesadaran agar masyarakat dari waktu ke waktu memiliki tingkat partisipasi yang lebih hebat lebih kokoh dalam menjalankan positioning kehidupan kebangsaan," ujarnya.
Selain itu, Paloh juga menyinggung kembali soal perjalanan panjang partainya. Mantan politisi Golkar itu menyebut NasDem berhasil melewati banyak tantangan. Sehingga NasDem memperoleh dukungan luas dari masyarakat.
"Partai NasDem telah berusia 13 tahun, sebuah perjalanan penuh suka dan duka. Kami telah berhasil menempatkan 2.206 perwakilan di seluruh tingkat pemerintahan, dari pusat hingga daerah. Ini bukti nyata dukungan masyarakat terhadap misi perjuangan kami," ujar Paloh, bangga.
Paloh menyampaikan, nasib bangsa Indonesia sangat bergantung pada integritas dan moralitas para pemimpin politik. Dia menegaskan pentingnya pendidikan politik yang terus berlanjut agar masyarakat dapat menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Paloh juga mengingatkan agar partai dan anggotanya tidak terjerumus dalam praktik-praktik transaksional yang dapat merusak moralitas dan integritas bangsa.
Baca juga : Dari China Ke Amerika, Prabowo Rangkul Dua Raksasa Dunia
"NasDem harus menjadi pelopor kemajuan bangsa. Kami ingin menjadi contoh yang baik dalam mencintai Tanah Air, dan memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan Indonesia. Kami siap berkorban demi generasi yang lebih baik di masa depan," tekan Paloh.
Paloh kembali menekankan NasDem tidak hanya hadir untuk melengkapi, tetapi juga untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bangsa. Paloh menutup pidato dengan pesan kuat untuk seluruh kader agar terus menunjukkan keteladanan dan militansi dalam mencintai bangsa.
"NasDem bukanlah beban bagi bangsa ini, tetapi hadir untuk meringankan beban negara. Mari kita buktikan dengan tindakan nyata, semangat perjuangan kita tak pernah padam," tutur dia.
Terpisah, Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menjelaskan maksud pernyataan Paloh. Kata Irma, meski mendukung Pemerintah, tapi NasDem tidak punya perwakilan di eksekutif. "NasDem mendukung Prabowo-Gibran tanpa syarat dan mahar! NasDem berada di koalisi Prabowo-Gibran!" tegas Irma kepada Rakyat Merdeka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya