Dark/Light Mode

Kadin Akan Gelar Rapimnas, Erwin Aksa: Persiapan Berjalan Baik & Sesuai Rencana

Selasa, 26 November 2024 12:15 WIB
Ketua Panitia Pengarah Rapimnas Kadin 2024 Erwin Aksa. (Foto: Dok. Kadin Indonesia)
Ketua Panitia Pengarah Rapimnas Kadin 2024 Erwin Aksa. (Foto: Dok. Kadin Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2024. Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Rapimnas Kadin 2024 Erwin Aksa menyatakan, persiapan sudah berjalan baik dan sesuai dengan yang direncanakan.

Erwin menerangkan, dalam rapat persiapan Rapimnas, di Menara Kadin Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (25/11/2024), membicarakan banyak hal terkait program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bisa disinergikan dengan para pelaku usaha.

"Mudah-mudahan nanti di Rapimnas menghasilkan rekomendasi dari Kadin kepada pemerintah yang akan kami sampaikan,” ucap Erwin.

Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia ini menambahkan, tema besar Rapimnas Kadin 2024 adalah “Tekan Kemiskinan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Wujudkan Indonesia Emas".

Baca juga : Kapolri Pastikan Pilkada Serentak 2024 Berjalan Lancar

"Kadin serius mengelola substansi dan agenda-agenda penting yang akan dibahas dalam Rapimnas, yang rangkaian acaranya akan diselenggarakan mulai 29 November hingga 2 Desember 2024," ungkap Erwin.

Dia menjelaskan, rangkaian Rapimnas Kadin 2024 akan dimulai dengan Rapat Koordinasi Wilayah dan Pra-Rapimnas, yaitu berupa Dialog Kadin Indonesia dengan para Menteri, para Ketua Lembaga mitra strategis Kadin, dan juga para pimpinan Komisi di DPR.

“Undangan terkait narasumber Dialog Kadin Indonesia sudah mulai kami sebar dan akan dikawal oleh masing-masing WKU, yang juga memastikan bahan dialog bersubstansi kuat agar kontribusi Kadin dalam pembangunan ke depan bisa terasa,” terang Erwin.

Anggota SC Rapimnas Kadin 2024 sekaligus WKUK Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia Azis Syamsuddin menambahkan, Rapimnas Kadin 2024 diselenggarakan berdasarkan Anggaran Dasar (AD) Kadin, khususnya Pasal 22 tentang Dewan Pengurus Kadin Indonesia dan Pasal 23 tentang Rapat Pimpinan Nasional. Sesuai dengan AD Kadin Pasal 9 tentang Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah, Azis menjelaskan, pelaksanaan Rapimnas adalah untuk membahas program-program Kadin ke depan guna mendukung dan menyukseskan target pertumbuhan ekonomi pemerintah 8 persen.

Baca juga : Sinergi Aksi Perusahaan Lawan Dengue, Bentuk Investasi Kesehatan Karyawan

Dia menjelaskan, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, telah memberikan arahan kepada seluruh WKUK/WKU, Kadin-Kadin Provinsi, Kabupaten/Kota, asosiasi (Anggota Luar Biasa/ALB), serta para peserta hingga para peninjau untuk dapat bersiap-siap dengan agenda Rapimnas ini. Persiapan dibantu beberapa Panitia Rapimnas Kadin 2024, di antaranya Mulyadi Jayabaya dan Bayu Priawan Djokosoetono.

Agenda besar Rapimnas Kadin 2024 akan diselaraskan dengan Visi dan Misi Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Visinya adalah Kadin sebagai platform utama dunia usaha yang inklusif dalam menciptakan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Misinya adalah membuat Kadin memiliki nilai tambah untuk anggota dan masyarakat di semua daerah dan semua kalangan, menjadi platform bagi dunia usaha untuk memajukan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045, mendorong transformasi ekonomi Indonesia yang kokoh, berdaya saing, berkeadilan serta berkelanjutan melalui pengembangan UMKM dan SDM yang berkualitas, dan memberikan dukungan kepada generasi muda dan wirausahawan berbasis teknologi.

Visi dan Misi tersebut akan diimplementasikan melalui Empat Tema Program Prioritas Kadin Indonesia 5 tahun ke depan. Pertama, Swasembada. Meliputi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air. Kedua, Pertumbuhan Ekonomi. Meliputi akselerasi pertumbuhan UMKM dan ekonomi digital, hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam, peningkatan investasi swasta, serta pembangunan daerah dan industri kreatif.

Baca juga : Sosialisasikan Gerakan Wani Lapor, Mahasiswa: TNI/Polri, ASN Berpolitik Diancam Pidana

Ketiga, Inklusif. Meliputi akses pelayanan kesehatan untuk semua kalangan dan kesetaraan gender dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Keempat, Keberlanjutan. Meliputi pengembangan pusatbisnis hijau, dekarbonisasi industri, dan membangun ekonomi sirkular.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.