Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kinerja Moncer, Amman Mineral (AMMN) Raup Laba Bersih Rp 11,3 Triliun
Kamis, 28 November 2024 16:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mencatatkan kinerja moncer hingga kuartal III-2024, dengan mengantongi laba bersih sebesar 717,11 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 11,3 triliun (kurs Rp 15.870 per dolar AS).
Capaian tersebut meningkat 958 persen secara tahunan. Sementara, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih emiten naik 1.044,26 persen dari 62,67 juta dolar AS dalam 9 bulan 2023.
Direktur Utama AMMN Alexander Ramlie mengatakan, kinerja keuangan positif AMMN ditopang oleh entitas anak, PT Amman Mineral Nusa Tenggara selaku pemilik konsesi sekaligus operator tambang Batu Hijau.
Sejak mengambil alih operasi Batu Hijau pada 2016, perusahaan secara konsisten mencetak rekor produksi.
Batu Hijau sendiri merupakan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.
Baca juga : Kinerja Moncer, Medco Energi Raup Laba Rp 4,2 Triliun
“Tahun ini, kami mencatat tonggak sejarah baru dengan mencapai rekor produktivitas pertambangan dan produksi tertinggi untuk periode sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September 2024,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (28/11/2024).
Ramlie mengungkapkan, produksi konsentrat AMMN meningkat signifikan sebesar 85 persen dibanding tahun lalu menjadi 637 ribu metrik ton.
Sementara produksi tembaga dan emas juga naik masing-masing 68 persen (335 juta pon) dan 173 persen (573 ribu ons).
"Pertumbuhan yang mengesankan ini didukung oleh produksi bijih berkadar tinggi dari Fase 7,” ujarnya.
Direktur Keuangan AMMN, Arief Sudarto menambahkan, kinerja keuangan perseroan yang melesat cukup tinggi didorong oleh peningkatan pada penjualan tembaga dan emas yang masing-masing tumbuh 55 persen dan 146 persen.
Baca juga : Laba Bersih Mandiri Tembus Rp 42 Triliun
“Kenaikan harga emas dan tembaga masing-masing 21 persen dan 6 persen juga memberikan kontribusi signifikan pada kinerja keuangan kami,” katanya.
Penjualan bersih AMMN mencapai 2,49 miliar dolar AS atau tumbuh 117 persen dibandingkan tahun lalu, didorong oleh produksi dari bijih berkadar tinggi.
EBITDA juga meningkat 147 persen secara tahunan dengan margin EBITDA mencapai 59 persen.
“Karena hal tersebut, laba bersih untuk periode ini meningkat sebesar 958 persen menjadi 720 juta dolar AS, menjadikan margin laba bersih sebesar 29 persen,” pungkas Arief.
Seperti diketahui, belanja modal atau capital expenditure (capex) yang telah diserap AMMN sebesar 1,32 miliar dolar AS, atau melonjak 52 persen dari realisasi periode yang sama sebelumnya.
Baca juga : Dibeberkan Menko Zulhas, Swasembada Pangan Butuh Rp 139 Triliun
Adapun, total utang AMMN sampai dengan September 2024 sebesar 3,96 miliar dolar AS, meningkat 23 persen sejak Desember 2023.
Sementara itu, total kas dan setara kas konsolidasi sebesar 1,26 miliar dolar AS, total utang bersih menjadi 2,67 miliar dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya