Dark/Light Mode

Di Tengah Ketegangan Geopolitik Global

Airlangga Yakin ASEAN Tetap Menarik Investor

Rabu, 11 Desember 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

RM.id  Rakyat Merdeka - ASEAN tetap menjadi kawasan yang stabil di tengah ketegangan geopolitik global, dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 4-5 persen dalam satu dekade terakhir. Hal ini menjadikan ASEAN sebagai salah satu kawasan perekonomian terbesar kelima di dunia.

ASEAN bahkan menjadi tujuan investasi asing langsung terbesar kedua pada 2022.

Melihat fakta tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ASEAN akan terus menarik bagi investor. Termasuk Indonesia.

Airlangga mengakui, perang Gaza yang belum berakhir, ketegangan Ukraina-Rusia yang masih berlanjut dan perubahan Pemerintahan di Suriah, memberikan dampak besar terhadap ketidakpastian global.

Baca juga : Pemprov Siap Sinergi Kendalikan Inflasi DKI

“Namun, di kawasan Indo-Pasifik, ASEAN tetap yang paling stabil sebagai tujuan untuk menjalin kerja sama regional,” kata Airlangga dalam acara Bisnis Indonesia Economic Outlook 2025 di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Politisi Partai Golkar ini menekankan, ASEAN menjadi model kerja sama regional yang stabil dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 4 persen.

Dengan populasi sekitar 600 juta orang, ASEAN berperan penting menjaga ketenangan kawasan Indo-Pasifik di tengah tensi global. Termasuk konflik perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Kendati kawasan ini stabil, namun Airlangga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perbedaan pendekatan kebijakan perdagangan antara negara-negara ASEAN dan Amerika Serikat. Terutama di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Baca juga : Laga Lanjutan Basket NBA, Knicks Hempaskan Raptors

Menurut Airlangga, pendekatan multilateral yang diusung ASEAN mungkin akan kurang cocok dengan kebijakan Trump yang lebih mengutamakan hubungan bilateral antarnegara.

“Ini tantangan bagi negara-negara ASEAN ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan proyeksi optimistis dari Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) terhadap ekonomi Indonesia.

OECD memprediksi Indonesia akan mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen pada 2024 dan 5,2 persen pada 2025.

Baca juga : Borussia Dortmund Vs Barcelona, Berebut Tiga Besar

Sejalan dengan itu, Airlangga menegaskan, Pemerintah Indonesia akan terus berupaya mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ke depannya, sektor industri manufaktur akan terus didorong bersama dengan ekspor sumber daya alam, hilirisasi dan peningkatan hilirisasi kelapa sawit.

“Ini semua diharapkan dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” harap Airlangga. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 11 Desember 2024 dengan judul "Di Tengah Ketegangan Geopolitik Global, Airlangga Yakin ASEAN Tetap Menarik Investor"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.