Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Teknologi Hijau dalam Transportasi Robotik untuk Infrastruktur Berkelanjutan
Rabu, 11 Desember 2024 22:58 WIB
Saat ini dunia sedang menghadapi perubahan iklim drastis. Kondisi ini mengakibatkan perubahan cuaca dan iklim yang tidak menentu dan sulit diprediksi. Salah satu penyebab perubahan iklim ini adalah efek dari gas rumah kaca yang terlalu banyak, terutama akibat kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor saat ini umumnya menggunakan bahan bakar fosil yang menghasilkan gas rumah kaca. Untuk mengurangi hal ini, diperlukan pengganti dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), salah satunya adalah dengan hadirnya teknologi hijau.

Baca juga : Pelindo Dorong Program TJSL Berbasis Dampak Berkelanjutan
Penerapan Self-Driving Mode pada mobil Tesla (Foto: cnbc.com)
Teknologi hijau adalah penerapan inovasi dan teknologi berkelanjutan yang efisien dan ramah lingkungan. Salah satu contoh penerapannya adalah dengan hadirnya EV (Electric Vehicle). EV atau kendaraan listrik sesuai namanya menggunakan energi listrik sebagai sumber daya penggerak motornya. Selain EV, ada juga Self Otonom Vehicle, yang kendaraan ini memiliki fungsi untuk mengoptimalkan bahan bakar yang digunakan dengan memilih rute dan gerakan secara efisien. Kedua inovasi ini merupakan bagian dari penerapan transportasi berkelanjutan dalam teknologi hijau.
Baca juga : Layanan Administrasi Hukum Berkualitas Dukung Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan
Penerapan transportasi berbasis listrik dan otonom akan membantu terutama mencapai SDGs. Energi listrik yang bersih dan mulai terjangkau untuk transportasi berperan dalam SGD ke-7 yaitu Penyediaan Energi Bersih dan Terjangkau. Selain itu dengan beralih dari BBM ke listrik, maka polusi akibat asap pembakaran BBM akan berkurang dan tidak mencemari air hujan serta ekosistem air. Melalui penggunaan kendaraan otonom, misal self-driving car adalah salah satu tahap mendukung inovasi dan infrastruktur berkelanjutan dalam transportasi masyarakat yang tertera dalam SDG ke-9.
Meski memiliki potensi besar, pengembangan teknologi ini menghadapi berbagai tantangan, seperti biaya investasi yang tinggi dan kebutuhan regulasi yang mendukung penerapannya. Edukasi masyarakat mengenai manfaat teknologi hijau juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Solusi atas kendala ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, sebagai generasi inovator, memiliki peran penting dalam menciptakan solusi kreatif, seperti desain transportasi hemat energi dan pengembangan robot multifungsi untuk mendukung infrastruktur hijau.
Transportasi robotik berbasis teknologi hijau tidak hanya mendukung SDG 9 tetapi juga secara langsung berkontribusi pada SDG 7 dengan mempercepat transisi menuju energi bersih, serta SDG 6 melalui pengurangan pencemaran air akibat emisi kendaraan. Dengan inovasi yang terus berkembang, transportasi robotik menjadi elemen utama dalam mewujudkan infrastruktur berkelanjutan yang mendukung kualitas hidup dan kelestarian lingkungan di masa depan.
Baca juga : AHY Ingin Tiap Rupiah Pembangunan Infrastruktur Bermanfaat
Referensi:
- Yamamura, C. L. K., Takiya, H., Machado, C. A. S., Santana, J. C. C., Quintanilha, J. A., & Berssaneti, F. T. (2022). Electric Cars in Brazil: An Analysis of Core Green Technologies and the Transition Process. Sustainability, 14(10), 6064. https://doi.org/10.3390/su14106064
- Mccarthy, J. F. (2017). Sustainability of Self-Driving Mobility: An Analysis of Carbon Emissions Between Autonomous Vehicles and Conventional Modes of Transportation. Harvard.edu. http://nrs.harvard.edu/urn-3:HUL.InstRepos:33813411
- Chehri, A., & Mouftah, H. T. (2019). Autonomous vehicles in the sustainable cities, the beginning of a green adventure. Sustainable Cities and Society, 51, 101751. https://doi.org/10.1016/j.scs.2019.101751
Baariq Taufiiqulhakim
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Universitas Airlangga
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Universitas Airlangga
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya