Dark/Light Mode

Tutup Tahun 2024, PTP Nonpetikemas Catatkan Kinerja Moncer

Jumat, 13 Desember 2024 23:41 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) Nonpetikemas mencatatkan kinerja moncer di sepanjang 2024. Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani mengatakan, ada beberapa capaian di 2024.

Pertama, implementasi sistem PTOS-M terbukti efektif, mengurangi waktu port stay hingga 33 persen dari rata-rata 3 hari menjadi 2 hari dan meningkatkan keselamatan kerja.

"Transformasi ini juga membawa dampak positif seperti peningkatan efisiensi operasional, pengurangan biaya logistik, dan peningkatan keselamatan kerja," kata Indra dalam keterangan resminya, Jumat (13/12/2024).

Kedua, PTP Nonpetikemas juga mencatat peningkatan produktivitas operasional hingga November 2024 di berbagai cabangnya.

Salah satu pencapaian terbesar diraih oleh Cabang Tanjung Priok, yang mencatat produktivitas tertinggi pada general cargo dengan capaian 4.090 Ton/Ship/Day (T/S/D).

Kemudian, Cabang Teluk Bayur juga menunjukkan kinerja gemilang dengan capaian curah cair sebesar 116 persen dari target RKAP. Hingga November 2024 mencapai 6.278 T/S/D dari target 5.399 T/S/D).

Baca juga : SNEKTI 2024, ITPLN Konsen Bangun Masa Depan Berkelanjutan

Sementara Cabang Bengkulu mencatat hasil mengesankan dengan produktivitas curah cair yang melesat hingga 151 persen (1.048 T/S/D dari target 691 T/S/D) dan curah kering yang mencapai 119 persen (8.226 T/S/D dari target 6.878 T/S/D).

Selain itu, Cabang Pontianak turut mencatat kinerja positif dengan capaian 112 persen pada kategori curah cair (3.164 T/S/D dari target 2.818 T/S/D) dan 167 persen pada kategori curah kering (953 T/S/D dari target 570 T/S/D).

Kemudian, 141 persen pada kategori general cargo (1.728 T/S/D dari target 1.219 T/S/D), dan 128 persen pada kategori bag cargo (549 T/S/D dari target 427 T/S/D).

Cabang Jambi juga mengalami perkembangan yang luar biasa dengan capaian 177 persen pada curah cair (1.738 T/S/D dari target 981 T/S/D) dan 542 persen pada general cargo (3.752 T/S/D dari target 692 T/S/D).

PTP Nonpetikemas juga berperan aktif dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Terminal Kijing.

"PTP menyediakan layanan logistik untuk bahan baku dan hasil produksi, memperkuat hilirisasi mineral nasional," ujarnya.

Baca juga : Tutup Tahun 2024, DAIKIN Resmikan Kantor Baru Ramah Lingkungan di Surabaya

PTP Nonpetikemas juga melakukan pelayanan perdana petikemas di Ketapang, penanganan proyek smelter grade alumina, hingga ekspansi layanan di Terminal Kijing menangani komoditas baru, seperti Caustic Soda Liquid.

"Kami juga bangga dapat menyediakan layanan shorebase di tiga lokasi strategis Jakarta, Lhokseumawe, dan Banyuwangi untuk mendukung industri minyak dan gas nasional," jelas Indra.

Di 2025, PTP Nonpetikemas akan memperluas pasar dengan strategi terminalisasi di berbagai cabang dan pengembangan layanan shorebase berstandar internasional.

Saat ini, PTP telah melayani klien domestik maupun internasional,  seperti Mubadala, Harbour energy, HCML, Schlumberger dan Kangean energy, Medco energy, MGA.

Selain itu, PTP mengelola enam TUKS, di antaranya TLB Bengkulu, PTBA Teluk Bayur, dan Musim Mas Jambi, dengan rencana ekspansi lebih lanjut untuk membuka peluang kerja sama baru.

Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas Fiona Sari Utami menambahkan, fokus utama 2025 adalah mengurangi port stay dan cargo atay, perluasan kerja sama di sektor minyak dan gas, dan fokus pada terminalisasi di cabang-cabang strategis.

Baca juga : Laba Bersih Tembus Rp 551 Miliar, Elnusa Tutup Tahun 2024 Dengan Kinerja Positif

Serta, investasi signifikan yang dilakukan pada peralatan, seperti crane dan conveyor.

Selain itu, PTP Nonpetikemas memastikan layanan pelabuhan berjalan 24/7, termasuk selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

"PTP Nonpetikemas akan terus berinovasi dan memperkuat layanannya untuk menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia," ucap Fiona.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.