Dark/Light Mode

BSI Siap Sasar Prospek Bisnis Bullion Bank Di 2025

Senin, 30 Desember 2024 16:14 WIB
BSI siap melangkah memasuki tahun 2025 dengan mengoptimalkan prospek bisnis bank emas yang dinilai menjanjikan. (Foto: Ilustrasi BSI)
BSI siap melangkah memasuki tahun 2025 dengan mengoptimalkan prospek bisnis bank emas yang dinilai menjanjikan. (Foto: Ilustrasi BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI siap melangkah memasuki tahun 2025 dengan mengoptimalkan prospek bisnis bullion bank (bank emas) yang dinilai menjanjikan. Prospek tersebut semakin kuat terutama setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK No. 17 tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion.

Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo mengatakan, emas telah lama menjadi instrumen investasi pilihan masyarakat Indonesia karena sifatnya yang safe heaven atau aman dari gejolak, sehingga dapat berfungsi sebagai aset lindung nilai.

Terlihat dari kinerja bisnis emas BSI yang terus menunjukkan pertumbuhan impresif sejak bank syariah itu berdiri pada 2021.

“Selain daya tarik utama emas sebagai instrumen investasi safe haven, aturan baru terkait dengan penyelenggaraan kegiatan usaha emas (bullion) juga menjadi katalis bagi prospek menjanjikan bisnis bullion pada 2025 dan ke depannya,” ungkapnya di Jakarta, Senin (30/12/2024).

Dari sisi harga, Banjaran memproyeksikan harga emas dunia berpeluang bergerak naik dari 2.590-2.630 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ounce pada 2024 ke level 2.705-2.830 dolar AS per troy ounce pada 2025.

Baca juga : Indonesia Resmi Jadi Negara Mitra BRICS Mulai 1 Januari 2025

Harga emas Antam juga diperkirakan akan terkerek dari level Rp 1.510.000-Rp 1.535.000 per gram pada tahun 2024 ke kisaran Rp 1.560.000-Rp 1.695.000 per gram pada tahun 2024.

“Emas sudah lama menjadi instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Ditambah dengan adanya aturan baru dari OJK tentang penyelenggaraan usaha bullion ini, prospek ini semakin menjanjikan.

“BSI sebagai salah satu bank yang diberikan arahan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan bullion bank, kini sedang melakukan persiapan,” ujar Banjaran.

Sebelumnya diketahui, BSI bersama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendapatkan arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto agar menjadi pionir bisnis bullion bank di Indonesia. POJK No. 17/2024 memberikan amanat kepada lembaga jasa keuangan (LJK) termasuk bank syariah untuk dapat menjalankan usaha bulion seperti simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, penitipan emas, dan kegiatan lainnya.

Baca juga : Sambut Putaran 2, Persis Solo Mau Borong Pemain Anyar

“Kehadiran POJK tersebut membuka kunci bagi pengembangan ekosistem bisnis emas ke depannya,” ujar Banjaran.

BSI sejak berdiri pada tiga tahun lalu, telah membukukan kinerja yang sangat baik di bisnis produk emas, cicil dan gadai emas, sehingga dia menilai sudah semestinya BSI menjadi motor penggerak kegiatan usaha bullion yang diatur POJK tersebut.

Menurut Banjaran, salah satu daya tarik bisnis emas bagi nasabah bank syariah tersebut yakni karena memiliki underlying atau cadangan berupa emas.

Underlying emas merupakan hal penting, karena memberikan keamanan dan kenyamanan bagi nasabah,” ujarnya.

Selain itu, komoditas emas juga sudah dapat diperjualbelikan melalui perdagangan berjangka komoditi atau bursa berjangka, yang menghadirkan kontrak berjangka komoditi emas serta pasar fisik emas.

Baca juga : Pernikahan Bak Kisah Legenda

Dalam penyelenggaraan bullion bank, BSI katanya, akan senantiasa mengikuti aturan dalam POJK serta arahan Pemerintah.

“Prinsip kami yang penting adalah, BSI menghadirkan layanan yang memudahkan dan memberikan kenyamanan juga keamanan bagi nasabah dalam berinvestasi di produk emas,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.