Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah di level Rp 16.386 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (16/1/2025). Mata uang Garuda melemah 0,37 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, Rp 16.326 per dolar AS.
Sementara itu, mata uang di kawasan Asia cenderung menguat. Yen Jepang naik 0,51 persen, baht Thailand naik 0,16 persen, yuan China naik tipis 0,01 persen, peso Filipina naik 0,22 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,29 persen. Mata uang lainnya seperti dolar Singapura dan dolar Hong Kong juga menguat masing-masing sebesar 0,04 persen dan 0,01 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 16.299
Sebaliknya, mata uang utama negara maju menunjukkan pergerakan bervariasi. Euro melemah 0,02 persen, poundsterling Inggris turun 0,15 persen, sementara franc Swiss menguat 0,02 persen. Dolar Australia dan dolar Kanada juga mencatatkan pelemahan, masing-masing sebesar 0,13 persen dan 0,04 persen.
Lukman Leong, Analis Mata Uang Doo Financial Futures menjelaskan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Menguat Ke Rp 16.273
“Rupiah diperkirakan masih tertekan terhadap dolar AS pasca pemangkasan suku bunga oleh BI,” ujar Lukman.
Ia memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.275 per dolar AS hingga Rp16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 16.280
Rupiah akan terus dipengaruhi oleh perkembangan kebijakan moneter domestik serta dinamika pasar global, terutama pergerakan dolar AS yang didukung oleh data ekonomi AS yang kuat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya