Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat tipis 0,03 persen ke level Rp 16.273 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan Rp 16.283 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,27 persen, ringgit Malaysia menguat 0,19 persen, dolar Taiwan naik 0,16 persen, yuan China naik 0,04 persen, dolar Hongkong menguat 0,04 persen, dan yen Jepang naik 0,013 persen.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 16.280
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 109,47. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,32 persen ke level Rp 16.639, terhadap poundsterling Inggris minus 0,36 persen ke level Rp 19.836, terhadap dolar Australia melemah 0,30 persen ke level Rp 10.050.
Analis komoditas dan mata uang Lukman Leong mengatakan, penguatan terbatas rupiah akibat antisipasi pasar terhadap kebijakan tarif Trump.“Selain itu, ekspektasi inflasi AS yang tetap stabil atau sedikit di bawah perkiraan juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah,” katanya, Selasa (14/1/2025).
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.206 Per Dolar AS
Namun, katanya, dolar AS masih cenderung menguat menjelang pelantikan Trump. Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp 16.200 hingga Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya